Kios Pemko di Tapal Batas Mubazir

0
430
Bangunan kios-kios di kawasan Tapal Batas Dompak dan Wacopek. f-Suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kios-kios yang dibangun di kawasan tapal batas di wilayah antara Kota Tanjungpinang yang berada di Dompak dan Kabupaten Bintan di Wacopek dinilai pembaziran.

Sejak dibangun 2015, Pemko Tanjungpinang belum mengoperasionalkan tapal batas tersebut.

Padahal sudah dibangun dengan anggaran miliaran rupiah. Diantaranya untuk kios-kios, Water Close (WC) serta beberapa fasilitas umum lainnya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Air Lingkungan dan Manusia (Alim) Provinsi Kepri, Kherjuli menyayangkan sikap pemerintah kota yang tak memanfaatkan bangunan yang telah dibangun menggunakan uang rakyat tersebut.

Ia menilai, bangunan yang terbuat begitu bukan tak mungkin dimanfaatkan sebagai anggota oknum untuk hal-hal negatif, misalnya anak-anak muda berkumpul dan lainnya.

“Bisa saja akan dijadikan anak muda untuk melakukan asusila dan lain sebagainya,” ucap Kherjuli kepada Tanjungpinang Pos.

Informasi di lapangan, beberapa pintu kios dan WC sudah rusak, padahal belum pernah dimanfaatkan.

Ia berharap, Pemko segera mengambil langkah untuk memanfaatkan bangunan tersebut.
Misalnya untuk para pelaku UMKM atau lainnya.

“Kalau pemerintah tidak bisa menangani, maka kami mengajak relawan yang dengan suka rela membersihkan lokasi tersebut,” ucap Kherjuli.

Sebagai informasi pembangunan ini dianggarkan secara bertahap melalui APBD 2014 hingga 2015 lalu. Pada tahap pertama dibangun sebelah kiri dari arah Tanjungpinang. Dilanjutkan tahap kedua disebelah kanan dengan membangun tugu tapal batas.

Pembangunan tapal batas wilayah itu ditangani Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tanjungpinang yang kini sudah dipisahkan ada bidang di Dinas Perkim.

Dihubungi terpisah, Dinas Pemukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang nomor ponselnya aktif namun tidak memberikan jawaban sampai berita ini diturunkan. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here