KKP Pantau Zona Tangkapan Nelayan

0
305
TIM Pansus Nelayan ketika sambangi kantor Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI membahas zona tangkap ikan untuk nelayan kapal pukat yang meresahkan nelayan Anambas. F-ISTIMEWA

Panitia Khusus (Pansus) Nelayan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Anambas (KKA), telah melakukan koordinasi dengan Dirjen Pengawasan dan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

ANAMBAS – Koordinasi itu untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang terjadi pada nelayan Anambas. Rocky H Sinaga selaku Ketua Pansus Nelayan mengatakan, pihak KKP akan mendatangkan kapal pengawas untuk ke Anambas.

”Sesuai dengan janji pihak kementerian itu, dalam satu hingga dua minggu kapal KKP akan ke Anambas. Untuk jumlahnya kita masih belum tahu,” kata Rocky, kemarin.

Menurutnya, dari apa yang disampaikan Dirjen akan ada kapal Hiu Macan. Selain itu, lanjut Rocky, Pansus juga meminta regulasi zona tangkap nelayan tradisional untuk dikaji ulang.

Hal ini merupakan permintaan masyarakat, agar zona tangkap hingga 30 mil. ”Hal ini disampaikan karena desakan masyarakat, agar zona tangkap lebih dari 12 mil,” tuturnya.

Rocky juga menyampaikan, perlu kiranya labu sentral yang menjadi salah satu tuntutan nelayan. ”Alhamdulillah. Mereka menyambut baik dengan apa yang disampaikan, hanya saja perlu kajian untuk itu. Selain itu, dalam waktu sekitar satu atau dua minggu ini akan ada tim yang turun untuk melakukan kajian. Termasuk, pukat lonceng yang kita harapkan jangan sampai adanya konflik horizontal di masyarakat,” katanya.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here