Knalpot Racing Sasaran Razia

0
323
KASAT Lantas Polres Natuna AKP Zubaidah tengah mengecek kelengkapan sepeda motor yang terjaring razia. F-ISTIMEWA

Satuan Lantas Polres Natuna akan kembali merazia para pengendara yang menggunakan knalpot tidak standar, atau biasa disebut knalpot modifikasi (Racing). Razia akan segera dilakukan.

NATUNA – Sebab, suara yang dikeluarkan knalpot tersebut mengganggu ketentraman umum. Sehingga, warga resah dengan kehadiran knalpot racing yang tentunya tidak enak didengar dan berisik.

Saidir warga Ranai mengungkapkan, kehadiran kembali knalpot racing jelas sangat mengganggu warga yang sedang salat, bayi sedang tidur, orang sakit, dan lebih parah lagi bagi orang yang sedang sakit jantung.

”Kita mohon kepada pihak terkait, untuk bisa menindak tegas bagi para pengguna kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot dengan suara keras,” kata Saidir, saat ditemui di Jalan Soekarno-Hatta, Ranai. Senin (23/7).

Kehadiran knalpot racing jelas sangat mengganggu sekali, dan diharapkan pihak terkait bisa bertindak cepat. Menaggapi hal tersebut Kasat Lantas Polres Natuna Iptu Zubaidah, menegaskan pihaknya akan bertindak cepat dengan merazia para pengendara yang memiliki knalpot racing.

”Kita akan tindak tegas bagi para pengguna kendaraan bermotor yang menggunakan kenalpot dengan suara keras dan sudah meresahkan warga,” ungkapnya.

Dengan menggelar razia tersebut, masyarakat merasa senang karena pihak kepolisian membantu menyelesaikan berbagai persoalan gangguan keamanan dan kenyamanan warga Ranai.

Tidak hanya knalpot, namun hal yang terpenting lainnya pengendara menggunakan motornya harus dalam kondisi serba standar asli pabrik. Sementara pengendara harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) ditambah dengan kelengkapan sepeda motor yang juga standar.

Tambah Iptu Zubaidah, pihaknya tidak akan tinggal diam dan menindak siapa saja yang tidak mengikuti aturan dalam berkendara. ”Pokoknya kita tindak tegas, tanpa pandang bulu,” singkatnya.

Sandi, warga Ranai mengatakan, pihak Polres mestinya juga mengimbau kepada penjual sparepart sepeda motor terlebih bagi yang menjual knalpot tidak standar harian alias racing. Sebab, jika hanya sebatas penertiban dan penertiban dikhawatirkan akan ramai kembali nantinya jika peneritiban itu berakhir. Sebab, knalpot racing yang mengeluarkan suara berisik yang sangat mengganggu kenyamanan.

”Saya rasa, penjual knalpot harus diberikan teguran. Mengingat knalpot racing tisak sesuai kondisi harian, namun pemakaian untuk racing hanya diaplikasi untuk balapan. Sehingga, warga merasa aman sehari-hari,” katanya.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here