KNRP dan Relawan Kepri Berlebaran dengan Pengungsi Palestina

0
623
RAJA Dachroni dan relawan KNRP menyerahkan bantuan kepada anak yatim pengungsi Palestina, di Istanbul, Turki.f-istimewa

BINTAN – Para pemudik sudah kembali ke Pulau Bintan. Ribuan pegawai sudah ngantor. Di beberapa kedai kopi pun hingar bingar, dengan cerita suasana lebaran di kampung halamannya masing-masing.

Di balik seribuan cerita suasana lebaran itu, Raja Dachroni Sekretaris Wilayah KNRP Kepri juga punya cerita suasana lebaran yang tak kalah menariknya. Melalui email wartawan Tanjungpinang Pos, Raja Dachroni mengungkapkan kisahnya, saat bersama relawan KNRP Kepri berlebaran dengan pengungsi Palestina, di Istanbul, Turki, Kamis (21/6) kemarin.

Melalui program Ramadan Project 1439 hijriah, delapan orang tim KNRP yang terdiri empat orang perwakilan KNRP wilayah dan empat perwakilan dari pusat, menyalurkan bantuan ke wilayah pengungsian warga Palestina. Program ini dilaksanakan 9 Juni hingga 16 Juni 2018, di Gaza dan wilayah pengungsian Turki Selatan. Raja Dachroni, juga turut berangkat dalam program tersebut.

Baca Juga :  43.985 KK, Calon Penerima Bantuan Dampak Korona

Dalam proyek Ramadan tersebut banyak aktivitas yang dilakukan rombongan KNRP Kepri, diantaranya buka puasa bersama, pembagian sembako, penyerahan baju lebaran dan santunan untuk anak-anak penghafal Alquran. Penyaluran ini, untuk mendapatkan keberkahan.

Ramadan project adalah program rutin tahunan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP). Tahun ini menurunkan dua tim untuk menyampaikan amanah donatur, sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadan.

Di Timur Tengah ini, dua orang berangkat ke jalur Gaza, satu diantaranya yakni Suripto. Sementara, enam orangnya ke wilayah pengungsian di beberapa provinsi di wilayah Turki Selatan.

”Kebetulan, saya masuk di tim enam penyaluran di wilayah Turki Selatan,” kata Raja Dachroni.

Baca Juga :  Bupati Pecat ASN yang Korupsi

”Selain menyalurkan bantuan, program ini sekaligus berlebaran bersama pengungsi Palestina, ini tentu pengalaman yang sangat berharga bagi saya dan rombongan. Karena bisa berpuasa bersama pengungsi Palestina, serta berlebaran bersama mereka,” sambungnya.

Azhar Suhaimi ketua rombongan melalui Ketua Bidang Humas KNRP Zakaria M Alif mengatakan, penyaluran bertemakan Ramadan Project 1439 H pertama dilakukan di salah satu pemukiman pengungsian Palestina di Kilis, dilanjutkan dengan mengunjungi para keluarga yang sangat miskin. Salah satunya keluarga yang anaknya terkena bom kimia assad di Kamp Yarmouk, Suriah.

”Tim kemanusiaan KNRP menyalurkan paket sembako untuk 500 keluarga miskin pengungsi Palestina. Di hari terakhir puasa, tim kemanusiaan turut ikut berbuka puasa bersama 500 keluarga beserta anak yatim dan duafa,” ujar Azhar Suhaimi.

Baca Juga :  SBTI Sudah Mencetak 803 SDM Profesional

Setelah penyaluran bantuan, Jumat (15/6) tim kemanusiaan KNRP melaksanakan ibadah salat Idul Fitri dan menuju pengungsi Palestina di Beylikduzu, Esenyurt, Istanbul, Turki. Tim kemanusiaan KNRP turut merayakan hari raya bersama anak yatim piatu dan kaum duafa pengungsi Palestina di wilayah Esenyurt, Istanbul.

”Para pengungsi menitipkan rasa syukur dan ucapan terima kasih atas kepedulian masyarakat Indonesia. Terima kasih turut berbagi kebahagiaan bersama para pengungsi Palestina, di hari raya nan fitri,” tutup Azhar. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here