Koalisi Anak Pinang Pasti Usung Kandidat

0
755
EDIT BERITA: Ade Angga mengedit berita halaman utama didampingi Oktavio Bintara, Zakmi Piliang dan Martunas saat berkunjung ke Kantor Tanjungpinang Pos, Minggu (30/7). f-suhardi/tanjungpinang pos

Ade Angga Jadi Redaktur Tamu Tanjungpinang Pos

TANJUNGPINANG – Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Tanjungpinang Pos di Komplek Bintancenter, Batu 9, Minggu (30/7) kemarin. Saat itu, Ade Angga diterima komisaris Tanjungpinang Pos, Oktavio Bintana, Wapemred Tanjungpinang Pos Zakmi Piliang, Redpel Tanjungpinang Pos Martunas, para redaktur, layout dan staf lainnya.

Politisi Golkar ini sendiri langsung menuju Lantai III Ruang Redaksi. Ia pun didaulat menjadi redaktur tamu dan langsung diberi kesempatan untuk memeriksa berita-berita di halaman pertama. Saat itu, Ade Angga sempat mengedit berita tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kala itu, ia membaca bahwa KEK itu hanya ada di tiga daerah di Kepri yakni, Batam, Bintan dan Karimun.

Ade mengatakan, ke depan, jika memungkinkan perlu juga dikaji agar daerah di Tanjungpinang bisa dijadikan KEK. Peluang-peluang seperti ini harus diperhatikan.
Seperti biasanya, Ade Angga selalu telaten dan teliti saat bekerja. Ketika mengedit berita, Ade Angga memperhatikan satu per satu huruf demi huruf dalam satu kalimat. ”Ini kurang huruf,” ujarnya saat membaca ada kata yang kurang huruf U.

Tak Mau Lawan Kotak Kosong
Saat itu, digelar juga diskusi ringan dengan Ade Angga terkait Pilwako Tanjungpinang 2018.Sebagai salah satu kandidat yang akan diusung di Koalisi Anak Pinang, ia mengatakan, mereka pasti akan mengusung calon di Pilwako. ”Saya juga sudah ketemu dengan Bang Apri Sujadi (Ketua DPW Demokrat Kepri), dan mengatakan, harus maju,” ujarnya.

Ditanya apakah dirinya menjadi Cawako yang akan diusung koalisi ini, Ade Angga mengatakan, ia siap diusung baik no.1 atau no.2. Memang, saat ini, koalisi tersebut melakukan komunikasi dengan Syahrul. Sama seperti selama ini, Syahrul masih tertutup tentang dirinya apakah akan maju atau tidak di Pilwako nanti.

Seandainya Syahrul tidak maju, maka Koalisi Anak Pinang siap mengusung pasangan calon sendiri. Hanya saja, belum ditentukan siapa No.1, siapa No.2. Dijelaskan Ade Angga, DPP Golkar sendiri sudah menyetujui dirinya maju di Pilwako Tanjungpinang 2018 untuk posisi calon Wakil Wali Kota.  ”Namun posisi ini masih memungkinkan berubah. Tergantung dinamika politik yang terjadi di Tanjungpinang,” kata mantan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (Unri) tersebut.

Ia mengatakan, Demokrat tidak membuka pendaftaran cawako-cawawako. Namun, akan memusyawarahkan di dalam koalisi ini siapa yang akan diusung. ”Memang mereka tidak membuka pendaftaran, tapi tidak menutup kemungkinan mengusung kader internal mereka yaitu Bu Pepy Candra. Demikian juga PKPI,” tambah pria yang gemar menemui masyarakat ini.

Saat ini, PPP yang sedang melakukan penjaringan calon. PPP sedang membuka pendaftaran calon hingga 5 Agustus nanti. ”Kita tunggu PPP sebelum menyampaikan ke publik siapa kandidatnya. Kalau sudah siap, kita bisa sampaikan nanti,” ungkapnya. Kata Ade, Koaliasi Anak Pinang ini merangkul semua elemen masyarakat dari berbagai suku, agama, bangsa, bahasa dan segala perbedaan. ”Asalkan Anda mencintai kota Tanjungpinang dan sama-sama mau membangun Tanjungpinang, maka sudah termasuk Anak Pinang. Tidak ada perbedaan di sini. Skopnya kita buat luas, biar jangan salah pengertian,” ungkapnya.

Pimpinan-pimpinan partai yang tergabung dalam Koalisi Anak Pinang ini terdiri dari berbagai daerah. ”Tapi kami memiliki komitmen yang sama untuk membuat perubahan Tanjungpinang ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Adapun parpol yang bergabung di Koaliasi Anak Pinang ini adalah, Golkar, Demokrat, PKPI dan PPP. Di sela-sela diskusi itu, Ade juga sempat bercerita kalau dirinya tidak pernah lupa dengan koran. Karena semasa SMA, dirinya juga membantu orangtuanya mengangkat koran di pelabuhan. ”Mana bisa lupa. Waktu SMA, setiap pagi jam 3 atau 4 subuh, saya sudah bangun bantu Ayah angkat koran di Pelabuhan Sungai Jang waktu itu. Sampai sekarang pun, saya tidak bisa jauh dari media. Terbawa masa lalu saya,” kenang Ade Angga yang memang dikenal dekat dengan semua jurnalis. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here