Kodim Selidiki Penyebab Ledakan di Dapur Lilawati

0
361
KOMANDAN Kodim 0318 NatunaLetkol Yusuf Rizal (kiri belakang) turut mengangkat keranda jenazah korban yang terkena ledakan di rumahnya, baru-baru ini. F-HARDIASNYAH/TANJUNGPINANG POS

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0318/ Natuna Letkol Inf Yusuf Rizal menegaskan, pihaknya belum menyimpulkan apakah ledakan di dapur warga di Desa Teluk Buton, Bunguran Utara. berasal dari proyektil.

NATUNA – Ledakan di salah satu rumah warga itu menewaskan seorang ibu rumah tangga Lilawati (35) pada Senin (12/2). Pihak Kodim 0318/Natuna, langsung membentuk tim untuk mengungkap penyebab ledakan di rumah korban.

Upaya itu dilakukan untuk mengetahui apakah dari jenis munisi dan bahan peledak (Muhandak) standar TNI atau standar aparat lain. Untuk mengetahuinya, pihaknya sudah memerintahkan personelnya untuk mengamankan sejumlah barang bukti berupa serpihan proyektil yang diduga adalah Muhandak.

Dikhawatirkan, Muhandak yang meledak merupakan sisa saat digunakan pada latihan Antar kecabangan (Ancab) dan latihan PPRC awal tahun lalu. ”Kami belum bisa pastikan Muhandak ini, apakah merupakan sisa proyektil pas Latgap (Latihan gabungan) PPRC tahun lalu. Karena bahannya tidak sesuai dengan standar amunisi TNI,” ujar Yusuf Rizal, di Makodim 0318/Natuna. kemarin.

Akan tetapi, sambung Dandim Yusuf, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun beberapa warga Teluk Buton memang kedapatan mencari dan menyimpan Muhandak sisa Latgap PPRC 2017 lalu.

Artinya, sisa Muhandak tersebut memang sengaja disimpan warga dan bukan merupakan Muhandak yang tercecer di sekitar pemukiman warga. ”Karena lokasi Latgap kemarin itu, sangat jauh dari pemukiman penduduk dan lokasinya di sekitar Pulau Pendek tepatnya bukan di perkampungannya,” terang Yusuf.

Dandim mengimbau agar warga Teluk Buton melaporkan dan menyerahkan sisa Muhandak kepada aparat TNI. Pasalnya, kata dia, sisa Muhandak tersebut masih cukup berbahaya meskipun sudah pernah meledak.

”Karena sisa mesiunya masih ada dan bisa menimbulkan ledakan. Makanya, saya perintahkan anggota untuk melakukan sosialisasi langsung ke rumah-rumah warga agar bersedia mengembalikannya ke kami,” paparnya. Dandim mengaku, pasca Latgap PPRC pihaknya telah melakukan penyisiran untuk mencari sisa-sisa Muhandak.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here