Komisi I Tinjau USBN Tingkat SD

0
501
Anggota dewan meninjau UN SD. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Ketua Komisi I DPRD Kota Maskur Tilawahyu dan anggota Petrus M Sitohang mewakili Komisi I meninjau pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tingkat Sekolah Dasar, Kamis (3/5).

Mereka mengunjungi SDN 002 Tanjungpinang Kota didampingi perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang dan diterima guru serta kepala sekolah. Selain itu, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Drs Raja Ariza yang dijadwalkan membuka sampul soal SDN 013 Tanjungpinang Barat, Sekda Tanjungpinang Drs Riono yang diwakili Ahadi juga meninjau UN di SDN 015 Tanjungpinang Timur.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs HZ Dadang AG menuturkan, ada sekitar 3.920 siswa dari 70 SD di Tanjungpinang yang ikut USBN. Ada tiga mata pelajaran penentu kelulusan yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA. Masing-masing sekolah punya KKM (Kriteria Kelulusan Minimal).

Maskur menuturkan, kehadiran mereka memberikan semangat kepada siswa-siswi untuk teliti dan serius dalam menjawab soal-soal. Selain itu, memberikan pesan, agar setelah lulus tetap bersemangat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Orangtua siswa pun diminta memilih sekolah yang dekat rumahnya agar tidak kesulitan transportasi. Menurutnya, semua sekolah sama saja. Pada kesempatan itu juga dipergunakan untuk menampung aspirasi dari guru-guru maupun kepala sekolah.

Maskur mengatakan, meski USBN bukan penentu kelulusan, namun siswa tetap serius. Kehadiran mereka ke ruangan ujian untuk memotivasi siswa. Maskur mengatakan, meski USBN bukan penentu kelulusan, namun siswa harus tetap serius mengerjakan sosl-soalnya. Sebab, semakin tinggi nilai siswa, maka semakin tinggi pula nanti peringkat daerah. ”Itulah cara pemerintah pusat untuk mengetahui apakah kurikulum itu sudah merata atau tidak. Nanti diketahui dari hasil USBNN masing-masing sekolah,” jelasnya.

Maskur menambahkan, ujian kemarin sifatnya manual. Tidak pakai komputer. Sehingga tidak ada kekhawatiran pihak skeolah listrik mati atau internet lelet.”Semua lancar dan bagus. Siswa juga nampak semangat mau ujian. Makanya kita pun turut memberi semangat bersama Pak Petrus. Mudah-mudahan siswa lulus 100 persen,” bebernya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here