Komisi III Pertanyakan Proyek Jalan

0
145
KETUA Komisi III DPRD Anambas Yusli YS memberikan keterangan di ruangan kerjanya. F-indra gunawan/tanjungpinang pos

Ketika gabungan komisi melakukan peninjauan dan pengawasan terhadap progres kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kepulauan Anambas dilapangan. Ada sejumlah proyek di Palmatak yang harus di evaluasi.

ANAMBAS – Salah satu dari proyek yang perlu dievaluasi, yakni pekerjaan yang berada di Kecamatan Palmatak yakni pembangunan akses jalan Putik menuju Teluk Pring dengan nilai sekitar Rp17,5 miliar dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018.

”Kami prediksi pekerjaan itu akan mengalami keterlambatan, dan pihak pelaksana kegiatan diharapkan lebih fokus mengerjakan proyek tersebut,” kata Yusli YS, sebagai Ketua Komisi III anggota DPRD Anambas dapil II ketika di hubungi, Rabu (31/10).

Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas PUPR kepada pihaknya kemarin, bahwasanya pihak dinas sudah mengeluarkan surat peringatan atau teguran secara tertulis hingga dua kali.

Itu artinya, tentu ada dugaan persoalan dikegiatan tersebut. ”Kami juga akan panggil, pihak Dinas PUPR nanti setelah selesai kegiatan Bamus,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, masyarakat mendesak terus kepadanya agar proyek yang telah dianggarkan itu dengan menggunakan APBD harus bisa selesai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Jika terjadi keterlambatan terkait proyek itu, maka perlu ada solusi yang baik dan tentu harus mengikuti mekanisme dan peraturan yang berlaku.

”Mungkin bisa saja dilakukan penambahan waktu pekerjaan, tetapi secara teknisnya lebih memahami ini adalah pihak Dinas PUPR. Pekerjaan itu harus bisa diselesaikan dengan tepat waktu,” harapnya.

Kata dia, bagi pelaksana kegiatan harus lebih fokus ketika melaksanakan kegiatan dan maksudnya, kalau perusahaan dengan orang yang sama banyak mengambil proyek logika saja tidak konsen dalam melaksanakan pekerjaan itu.

”Selain pembangunan akses jalan Putik menuju Teluk Pring dengan nilai anggaran Rp17,5 miliar. Kontraktor yang sama melaksanakan juga pekerjaan Piabung, menuju Muntai dengan nilai anggaran Rp19 miliar,” tutur dia.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here