Komisi III Tinjau Penimbunan di Bincen

0
509

TANJUNGPINANG – Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang menerim a laporan adanya penimbunan lahan ilegal atau tidak ada izin di kawasan Komplek Bintancentre (Bincen) tepatnya di belakang Terminal Sungai Carang Tanjungpinang.

Penimbunan ilegal ini diduga dilakukan perusahaan yang cukup besar dan ternama di Tanjungpinang. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Ashady Selayar didampingi anggota Saiful Bahri dan Hot Asi Silitongan meninjau, Jumat (26/5). Peninjauan dilakukan karena keluhan dari masyarakat.

”Saya meminta Pemko tegas memberikan sanksi kepada pengusaha yang menimbun tanpa izin. Tentu tidak ada AMDAL serta dokumen lainnya yang nantinya bisa memberikan kerugian kepada masyarakat sekitar,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, dijumpai di lapangan.

Terkait surat izin, diakui manajemen perusahaan tersebut sedang tahap pengurusan. Ini artinya, belum mengantongi izin, tetapi sudah melakukan penimbunan. Ia mendukung adanya pembangunan dan tidak niat untuk menghalangi hanya saja tetap memperhatikan aturan yang ditetapkan. Jangan sampai, nantinya sudah timbul masalah, baru diselesaikan di DPRD. Biasnaya masalah yang timbul karena penimbunan yaitu banjir, inilah yang perlu dihindari dengan memiliki AMDAL serta lainnya.

”Sekarang banyak titik banjir, salah satunya di kawasan Batu 9 yaitu Perumahan Taman Harapan Indah. Kita tak mau lagi ada perumahan-perumahaan lain bernasib sama,” tuturnya. Banjir di kawasan ini juga tak lain, karena adanya pembangunan dan pemotongan bukit. Tidak disertai dengan drainase atau saluran pembuangan air yang memadai. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here