Komunitas Digital Asia Kumpul di Batam

0
49
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, saat acara E-27 Academy yang digelar di Nongsa Batam, Kamis (28/11). Lukita berbincang dengan pengelola Nongsa Digital Park Kris Wiluan.

BATAM – Komunitas digital terbesar di Asia melakukan roadshow ke Batam dalam ajang E27 Academy. E27 Academy sendiri, merupakan ajang berkumpulnya komunitas digital terbesar di Asia dan tahun ini memilih tempat Nongsa Digital Park.

Mereka berkumpul sekaligus mempromosikan Batam sebagai pusat bisnis industri modern berbasis digital.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, acara E-27 Academy digelar di Nongsa, Kamis (28/11).

Kegiatan Ini merupakan kerja sama strategis antara Nongsa Digital Park yang merupakan Taman Inovasi dan Pusat Kewirausahaan Nasional Indonesia dengan komunitas wirausaha terbesar di Asia Tenggara e27 Academy untuk bersama-sama membangun Akademi Kreatif & Digital terbesar di Asia Tenggara.

”Program berbasis kursus tiga hari oleh e27, bertujuan untuk mengasah wawasan dan koneksi untuk pendiri startup bisnis tahap awal yang ingin membangun dan mengembangkan bisnis mereka di Asia Tenggara,” katanya.

Lukita menyambut dengan baik kegiatan itu, dengan harapan, ke depan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Terutama melalui investasi di bidang industri digital.

”Kita harapkan, meningkatkan promosi melalui komunitas ini untuk dunia internasional, sehingga mendorong investasi industri digital, tumbuh,” harap dia.

Pemilihan Batam sebagai lokasi penyelenggaraan adalah keputusan yang tepat katanya. Ia meyakinkan para peserta yang datang dari berbagai negara bahwa dengan memulai bisnis dan edukasi di Nongsa Digital Park Batam maka mereka telah memulai sebuah konsep hidup yang modern dan indah.

”Dimana semua telah terintegrasi dalam satu area yang aman, nyaman dengan panorama yang luar biasa serta dukungan dari sisi infrastruktur dan regulasi dari pemerintah yang probisnis,” bebernya.

Dari sisi infrastruktur Batam siap menjadi pusat e-commerce dan hub logistik didukung dengan posisi bandara dan pelabuhan yang begitu dekat memiliki potensi besar untuk kegiatan bisnis. Dari sisi geografis Batam, jauh dari garis patahan seismik, Batam menawarkan lokasi geografis yang aman untuk Pusat Data.

”Lokasi NDP sendiri yang strategis dekat dengan Bandara tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi potensi bisnis yang akan mereka kembangkan,” jelas dia.

Selain itu Lukita juga menawarkan kemudahan bagi mereka untuk mengembangkan industri properti di Batam untuk bertempat tinggal.

Hal ini sejalan dengan terobosan yang sedang dilakukan BP Batam di bidang pertanahan dengan memberikan jaminan bagi warga asing untuk kepemilikian properti di Batam.

”Dan kebijakan pemerintah yang probisnis akan turut mendorong NDP (Nongsa Digital Park) menjadi sebuah kawasan industri digital modern di masa depan yang sustainable,” imbuhnya

Sementara itu, Direktur Utama Nongsa Digitak Park & Infinite Studio, Mike Wiluan mengatakan NDP akan menjadi rumah terbesar dan pertama bagi industri kreatif Indonesia dan menjadi proyek percontohan dari upaya lebih lanjut Indonesia untuk mencapai potensi ekonomi digitalnya.

”Nongsa Creative and Digital Academy akan menjadi pelatihan bakat inovasi ilmiah dan teknologi yang paling aktif dan basis pertukaran bakat terdepan di Asia Tenggara,” harapnya.

Kegiatan itu diharapkan akan membantu transformasi ekonomi digital Asia Tenggara, sekaligus menjadi salah satu ajang diskusi, kolaborasi dan inovasi bagi terbukanya gerbang ekonomi digital utama di Indonesia sambil memperkuat Nongsa-Batam sebagai salah satu tujuan yang disukai untuk pariwisata domestik dan internasional di Kepri. ”Kami apresiasi kebijakan BP Batam dalam rangka mengembangkan NDP,” jelasnya. (mbb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here