Konflik Rutin Pemilu

0
148
Robby Patria

Catatan Politik Robby Patria

Kehidupan sebelum diciptakan manusia berlangsung damai. Konflik dimulai ketika Allah meminta iblis sujud kepada Adam yang diciptakan dari tanah. Di situlah mulai terjadi konflik hingga dunia kiamat nanti. Janji iblis kepada Allah, sampai dunia kiamat, mereka akan merusak iman manusia hingga terjerumus ke lembah hitam. Penuh dengan dosa.

Di Wikipedia menyebutkan, konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) di mana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Tak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.

Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut di antaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.

Robbin (1996: 431) mengatakan, konflik dalam organisasi disebut sebagai The Conflict Paradoks, yaitu pandangan bahwa di sisi konflik dianggap dapat meningkatkan kinerja kelompok, tetapi di sisi lain kebanyakan kelompok dan organisasi berusaha untuk meminimalisasikan konflik.

Bagaimana kita menyaksikan banyak konflik di Tanah Air yang dimainkan oleh masing- masing kubu pemenangan calon presiden. Mulai dari kasus Ratna Sarumpaet yang menyebarkan hoaks. Dan memunculkan benih-benih konflik. Untung segera dipadamkan benih itu.

Bahkan di lembaga pemerintahan, juga selalu dibayangi dengan konflik. Pertemuan IMF di Bali yang mendatangkan investasi langsung buat Indonesia senilai Rp200 triliun lebih pun dianggap pemborosan anggaran oleh kelompok oposisi. Pertemuan di IMF dicap pemborosan anggaran negara senilai Rp600 miliar lebih ketika Palu ditimpa musibah. Di Bali tamu tamu asing menikmati tidur dan makan di hotel mewah. Sedangkan di Palu, warga menderita tidur di tenda. Hingga kasus pencurian massal.

Hanya saja, konflik tidak selamanya berkonotasi buruk, tapi bisa menjadi sumber pengalaman positif (Stewart & Logan, 1993:342). Hal ini dimaksudkan bahwa konflik dapat menjadi sarana pembelajaran dalam memanajemen suatu kelompok atau organisasi.

Konflik tidak selamanya membawa dampak buruk, tetapi juga memberikan pelajaran dan hikmah di balik adanya perseteruan pihak – pihak yang terkait.

Kita lihat peta konflik bisa dilihat Andi Arief mengkritik Capres Prabowo dibilang malas kampanye. Padahal Andi Arief salah satu kader Demokrat yang partainya mendukung Prabowo.

Pelajaran itu dapat berupa bagaimana cara menghindari konflik yang sama supaya tidak terulang kembali di masa yang akan datang dan bagaimana cara mengatasi konflik yang sama apabila sewaktu – waktu terjadi kembali.

Dan betul kata Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan.

Dan Indonesia maupun di Kepri, sepertinya terbiasa dengan konflik. Bahkan sinetron tema konflik ini menjadi makanan sehari hari. Maka jangan heran politisi yang tidak biasa menghadapi konflik akan cepat terkena serangan jantung. Menjadi politisi dewasa ini harus paham dengan manajemen konflik. Karena mereka sangat memahami apa yang dikatakan oleh Harold Lasswell, ”Siapa memperoleh apa, kapan dan bagaimana” (who gets what, when and how). Karena persoalan pemilu, selalu menyangkut siapa yang sedang mengejar apa. Kemudian juga kapan dan bagaimana yang dikejar itu dapat diperoleh.

Yang jadi pertanyaan yang dikejar itu dengan cara yang halal atau haram? Seharusnya dengan cara halal. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here