KONI-Dispora Bahas Bonus yang Tertunda

0
60
KETUA Umum KONI Kepri Usep Rahmat dan Wakil Sekretaris Amri berkoordinasi dengan Plt Kadispora dan Kabidnya, Kamis kemarin.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri dan Dispora Kepri, mengadakan rapat koordinasi persiapan PON 2021 Papua, Kamis (25/6) kemarin. Selain persiapan PON 2021 Papua, KONI juga menyinggung soal bonus atlet dan pelatih yang tertunda pemberiannya dari Gubernur Kepri.

DOMPAK – RAPAT koordinasi ini dihadiri Ketua Umum KONI Kepri Usep Rahmat, Plt Kadispora Kepri Hasbi, Wakil Sekretaris KONI Kepri Amri, Kabid Sarpras Bambang Suwastiyo.

Dalam pertemuan ini, KONI Kepri mengajukan revisi anggaran, seiring penundaaan pelaksanaan PON XX tahun 2021 di Papua. Dari anggaran KONI sebelumnya, ada anggaran Pelatprov. Baik untuk bantuan Pelatprov berjalandan Pelatprov penuh sebesar Rp1,5 miliar. Namun, dana tersebut tidak terpakai, karena Pelatprov dihentikan sampai Desember 2020.

Di sisi lain, Plt Gubernur Kepri pernah menjanjikan bonus sebesar Rp1 miliar, bagi atlet dan pelatih peraih medali di Pra PON 2019, Porwil X 2019 dan bagi yang lolos PON XX Papua. Hanya saja, pada Dispora Kepri, anggaran bonus tersebut tidak ada. Danpada KONI, sebelumnya juga tidak dianggarkan.

Justru itu, KONI mengusulkan ke Pemprov Kepri melalui Dispora, untuk merevisi Rancangan Anggaran Belanja (RAB) tersebut. Agar bonus yang dijanjikan gubernur dapat direalisasikan. Sedangkan anggaran Rp500 juta, dapat dibantukan bagi atlet dan pelatih, dari sumber dana bantuan Pelatda mandiri dimasing-masing cabang olahraga (cabor). Nilainya, Rp1 juta per bulan per atlet, untuk selama 6 bulan. Terhitung Juli sampai dengan Desember.

”Kira-kira itu yang kami koordinasikan dengan Dispora Kepri, tadi (kemarin,red). Karena dana tersebut sama-sama untuk pembinaan atlet Kepri yang lolos PON,” kata Usep Rahmat Ketua Umum KONI didampingi Amri, usai pertemuan dengan Plt Kadispora Kepri.

”Secara umum, pertemuan tadi adalah KONI berkoordinasi dengan Dispora, untuk pencairan bonus atlet dan pelatih peraih medali Pra PON tahun lalu. Buat atlet dan pelatih yang meraih medali di Porwil dan yang lolos PON XX Papua. Dispora mengapresiasi, dan berjanjiakan menindak lanjuti,” tambahnya.

Amri menambahkan, untuk menghadapi PON XX 2021 di Papua, KONI akan segera menyusun rencana anggaran. Kemudian diajukan ke gubernur. Diharapkan, pengajuan anggaran didukung DPRD Kepri.(fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here