Konsep Kemaritiman Diterapkan

0
665
FOTO BERSAMA: Perwakilan beberapa Rektor foto bersama Presiden RI Joko Widodo. f-ISTIMEWA

Presiden Berencana Kunjungi UMRAH

TANJUNGPINANG – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo belum lama ini, mengundang sejumlah rektor perguruan tinggi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/8). Salah satu diantaranya Rektor UMRAH Prof Dr Syafsir Akhlus MSc. Diundang dalam kapasitas sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) bersama dengan empat pengurus inti MRPTNI lainnya masing-masing Rektor IPB, ITB, Unhas dan UNS.

Usia diskusi, presiden menyampaikan keinginan untuk berkunjung ke UMRAH. Disampaikan langsung usai rapat dan minta agar segera dikoordinasikan dengan Menristekdikti. Hal ini karena, ia menaruh minat yang cukup tinggi untuk pengembangan bidang maritim. ”Seperti konsep yang kita terapkan bahwa setiap jurusan mengarah ke maritiman, diantaranya ekonomi maritim, teknik, kelautan serta lainnya,” sebutnya.

Baca Juga :  Ubah Mental Mahasiswa Menjadi Entrepreneur

Jadi mahasiswa nantinya bisa memajukan daerah-daerah di pulau. Diantaranya para mahasiswa sedang melakukan penelitian menghasilkan energi listrik dari matahari. Ini akan diterapkan di pulau-pulau yang hingga kini masih minim energi listrik dari PLN.
Pada pertemuan tersebut Presiden RI Joko Widodo memaparkan visi misi tentang tantangan dinamika bidang ilmu dan keahlian untuk masa depan.

Sehingga, meminta agar perguruan tinggi Indonesia harus mampu mengantisipasi munculnya bidang ilmu dan keahlian baru yang berbeda dengan bidang ilmu dan keahlian klasik yang saat ini sedang dijalankan di perguruan tinggi masing-masing. ”Selain itu, Pak Joko Widodo juga meminta kepada setiap pimpinan perguruan tinggi untuk meneguhkan kembali semangat berbangsa dan bernegara melalui empat pilar kebangsaan kepada para mahasiswa. Khususnya para mahasiswa baru angkatan 2017,” jelas Syafsir Akhlus, kemarin.

Baca Juga :  Mahasiswa Hipnotis Warga untuk Bertani

Pada sesi diskusi itu, presiden yang didampingi oleh Mensesneg dan Menristekdikti membahas masukan-masukan yang disampaikan peserta rapat. Salah satunya yaitu Deklarasi Sumbawa yaitu usulan yang diajukan oleh Kelompok Kerja Forum Rektor Indonesia 2017 bidang Maritim yang diketuai oleh Rektor UMRAH Tanjungpinang Syafsir Akhlus sendiri. Pertemuan selama lebih dari 60 menit tersebut berlangsung lancar dan santai tetapi sangat produktif. Pertemuan diakhiri dengan pertemuan dengan Muhammad Nasir, Menristekdikti Republik Indonesia.(ADLY BARA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here