Konsep Smart City Telkomsel Berlebihan

0
517
TOWER: Salah satu tower telekomunikasi milik Telkomsel di Natuna. F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – MASYARAKAT menggangap pihak perusahaan Telkomsel berlebihan yang ingin menjadikan Natuna sebagai Smart City.

Hal tersebut tidak sesuai dengan kondisi saat ini, dimana masyarakat Natuna masih kesulitan untuk berkomunikasi karena tidak tersedianya sinyal yang baik dari Telkomsel.

Sebagian masyarakat menyambut baik konsep Smart City tersebut, namun hal yang terpenting dan hingga saat ini pihak Telkomsel belum memberikan pelayanan konektivitas komunikasi yang baik untuk Natuna dan selalu mengecewakan. Hal itu disampaikan Arianto, masyarakat pemerhati telekomunikasi di Natuna, Rabu (3/5).

”Keinginan Telkomsel menjadikan Natuna sebagai Smart City terlalu berlebihan, karena dengan kondisi iklim Natuna yang selalu berubah-ubah jelas membuat jaringan koneksi pasti akan sering mengalami gangguan,” kata Arianto.

Arianto menjelaskan, letak wilayah Natuna yang terdiri dari pulau-pulau kecil, membuat banyak rintangan jaringan satelit sering terganggu.

Tidak hanya itu, petinggi Telkomsel pernah mengatakan pasang surut air laut di Natuna dapat mempengaruhi jaringan satelit komunikasi. Di lain pihak, seorang warga bernama Ramli mengatakan, konsep Smart City Telkomsel baik untuk ke depannya.

Ramli menilai konsep tersebut sangat baik, dan berharap rencana itu didukung dengan penyediaan layanan internet di beberapa titik dalam mendukung komunikasi.

”Kita berharap saja jaringan internet dapat diakses di manapun berada di Natuna. Dan mudah-mudahan saja kabel optick segera bisa dioperasikan secepatnya,” harapnya.

Diketahui, pihak Telkomsel akan memasang perangkat Mangosky seharga Rp 500 ribu untuk per 3 unitnya. Perangkat Mangosky tersebut, akan mengkoneksikan jaringan internet masyarakat yang tinggal di pulau.(HERDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here