Konsultasi Sebelum Membangun

0
101
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan Jaksa Agung RI M Prasetyo saat meninjau acara bhakti sosial operasi katarak gratis di RSUP Tanjungpinang, Sabtu (22/9). Hari yang sama diresmikan juga peresmian lapangan tenis Adhyaksa. f-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur dan Jaksa Agung Hadiri Operasi Katarak Gratis

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, pembangunan yang dilakukan di Kepri harus sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku. Untuk itu, perlu tetap konsultasi dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

TANJUNGPINANG – NURDIN juga mengatakan, dengan kebersamaan yang terus terjalin diantara semua pihak terkait, dan saling bahu membahu maka pembangunan di Kepulauan Riau akan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

”Yang paling penting adalah berjalan sesuai koridor hukum dan aturan yang berlaku,” ujar Nurdin saat menghadiri acara bhakti sosial operasi katarak gratis dan peresmian lapangan tenis Adhyaksa Sakti dan Mess Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Kepri oleh Jaksa Agung RI di Kantor Kejati, Senggarang, Tanjungpinang, Sabtu (22/9) yang lalu.

Gubernur sendiri hadir bersama Wakil Gubernur H Isdianto, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Bupati Bintan Apri Sujadi, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bupati Anambas Abdul Harris, Bupati Natuna Hamid Rizal dan Wakil Bupati Lingga M Nizar.

Nurdin melanjutkan, kehadiran Kejaksaan dengan TP4D-nya sangat tepat yang mana dalam pelaksanaan roda pemerintahan dan penyerapan anggaran dapat berjalan tertata dan lancar.

”Karena ada pengawasan hukum dengan kehadiran TP4D dari kejaksaan,” lanjut Nurdin.

Kedatangan Jaksa Agung RI sendiri menurut Nurdin, disambut suka cita karena bertepatan pula dengan perayaan hari jadi Kepri ke-16. Nurdin berharap kedatangan Jaksa Agung membawa keberkahan bagi masyarakat di Kepri.

”Bantu kami, tuntun kami sehingga langkah ini benar dan tepat sesuai kaidah aturan hukum untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” tutup Nurdin.

Sementara itu, Jaksa Agung RI HM Prasetyo dalam sambutannya mengajak semua pihak baik stakeholder didaerah, semua elemen masyarakat juga para pengusaha untuk bersatu ditengah keberagaman. Keberagaman tersebut harus dikemas dengan baik yang nanti bersama-sama membangun bangsa dan negara menuju kejayaan untuk kesejahteraan.

”Apalagi Kepri memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan dengan tujuan satu yakni kesejahteraan masyarakat,” ujar Prasetyo.

Terkait dengan TP4D, kata Prasetyo secara langsung sangat berkontribusi positif untuk keberhasilan pembangunan di daerah.

Kemudian terkait penyelenggaraan bhakti sosial sendiri menurut Prasetyo sangat baik untuk digelar. Karena semua pihak harus ikut andil dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan terbebas dari penyakit.

”Karena kesehatan merupakan insturmen penting dalam kehidupan,” lanjut Prasetyo.

Kemudian, Kajati Kepri Asri Agung Putra dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan bhakti sosial merupakan momen yang membanggakan karna bertepatan dengan perayaan hari jadi Provinsi Kepri ke-16.

”Kegiatan ini merupakan upaya mewujudkan masyarakat Kepri yang sehat sejahtera serta maju sejajar dengan Provinsi lainnya di Indonesia,” ujar Asri.

Adapun dari data yang disampaikan Asri, hingga hari ini telah terdaftar jumlah pasien yang mengikuti operasi gratis ini adalah sebanyak 220 orang.

Dengan rincian Tanjungpinang sebanyak 65 orang, Batam sebanyak 32 orang, Bintan sebanyak 56 orang, Karimun sebanyak 14 orang, Lingga sebanyak 13 orang, Anambas sebanyak 13 orang dan Natuna sebanyak 3 orang.

Kemudian terkait peresmian lapangan tenis dan mess, Asri mengatakan bahwa keduanya merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Kepri yang mana bertujuan untuk meningkatkan kesehatan maupun prestasi di bidang olahraga.

”Juga yang terpenting adalah untuk menjalin silaturahmi diantara kita,” lanjut Asri.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian lapangan tenis dan mess Adhyaksa yang ditandai dengan penandatanganan prasati secara simbolis oleh Jaksa Agung RI HM Prasetyo.

Sebelumnya, Gubernur bersama Wakil Gubernur dan Sekda beserta Istri menjemput langsung kedatangan Jaksa Agung RI HM Prasetyo di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Tanjungpinang yang datang dengan menggunakan pesawat Garuda pada pukul 12.30 WIB.

Di sana Jaksa Agung disambut secara adat Melayu dengan tepuk tepung tawar yang dipimpin oleh Ketua LAM Kepri Abdul Razak beserta jajaran.

Tampak pula hadir pada penyambutan tersebut Kajati Kepri Asri Agung Putra, Danrem 033/WP Brigjen TNi Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama R Eko Suyatno dan Danlanud RHF Kolonel Pnb. M Dadan Gunawan beserta tamu undangan lainnya.

Operasi Katarak
Gubernur Nurdin mendampingi Jaksa Agung RI HM Prasetyo beserta rombongan lainnya melanjutkan kunjungan ke RSUD Provinsi Raja Ahmad Thabib, Tanjungpinang untuk meninjau pelaksanaan operasi katarak.

Menurut Nurdin pelaksanaan bhakti sosial ini sangat baik dalam membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

”Terutama bagi masyarakat untuk kesembuhan penyakitnya,” ujar Nurdin.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah yang lebih dulu mengunjungi RSUD Raja Ahmad Thabib pun menyambut baik setiap program-program bhakti sosial yang dilaksanakan.

”Semua tujuannya kembali untuk kebaikan masyarakat,” ujar Arif.

Dalam kunjungannya ke RSUD, Nurdin langsung ikut masuk keruang operasi dan melihat proses operasi secara langsung, di sana salah satu pasien yang telah dibius hingga dua kali, namun keadaan matanya masih aktif berkedip, hingga Nurdin ikut memegang pasien dan membacakan sedikit doa barulah dibius yang ketiga kalinya lalu mata pasien tersebut sudah terkontrol dan bisa untuk melanjutkan operasi.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here