Konsumsi Narkoba, Siswa Dipecat

0
225
WAKIL Gubernur Kepri H Nurdin Basirun foto bersama dengan siswa dan guru usai menjadi inspektur upacara di SMA Negeri 3 Kota Batam, Senin (6/8) pagi. F-istimewa/humas pemprov kepri

Wagub Kepri Jadi Irup di SMAN 3 Kota Batam

Tindakan tegas harus dilakukan bagi siswa yang ketahuan mengonsumi narkoba. Harus dikeluarkan dari sekolah. Karena itu, siswa Kepri jangan pernah sentuh barang haram itu.

BATAM – HAL ini disampaikan Wakil Gubernur Kepri H Isdianto saat menjadi Inspektur Upacara di SMA Negeri 3 Kota Batam, Senin (6/8) pagi.

”Jauhi narkoba, jangan dekati. Kalau ada anak-anak bapak yang coba-coba dengan narkoba dan kedapatan, langsung keluarkan saja dari sekolah,” kata Isdianto. Pemprov Kepri sangat komit agar daerah ini zero narkoba.

Isdianto juga menekankan kepada anak-anak untuk menjauhi narkoba. Karena sangat besar bahaya yang diakibatkan pengaruh buruk narkoba.

Ia juga mengingatkan para pelajar untuk menunaikan tugas mereka, yaitu belajar dengan tekun. Jaga kepercayaan orang tua yang menginginkan anaknya sukses dunia dan akhirat.

”Dengan ilmu nanti kita bisa menjadi orang sukses yang bisa membahagiakan diri sendiri, orang tua, keluarga, bangsa dan negara,” kata Isdianto

Menurut Isdianto, dengan pendidikan, banyak hal yang bisa diraih. Karena pendidikan itu sangat penting, disebutkan bahwa menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban.

Isdianto mengilustrasikan bahwa pentingnya pendidikan juga tergambar dalam lagu yang dulu begitu sangat terkenal dan melegenda yakni ‘Kupergi Sekolah’. Pada kesempatan tersebut Isdianto mengajak seluruh anak-anak dan guru menyanyikan lagu tersebut.

Isdianto juga menceritakan bagaimana dulu saat mengenyam pendidikan di Karimun, harus dilakukannya dengan mandiri. Tidak tergantung pada orang tua semata. Bahkan dulu ia harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain, hingga ikut ke beberapa saudaranya.

Sementara Kepala Sekolah SMAN 3 Batam, Vivi Kusuma Efendi memaparkan kondisi Aula Wan Sri Beni yang rencananya akan dipindah dengan membuat bangunan baru. Ini karena kondisi yang sekarang sebagian rusak seperti terlihat plafon yang lepas asbesnya.

Vivi juga menceritakan kepada Isdianto, kalau ada 2 anak dari SMAN 3 yang belum lama ini mengikuti pertukaran pelajar di Amerika, sekarang diterima salah stau perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Vivi berharap agar dua siswa tersebut menjadi gambaran bagi adik-adiknya, bahwa mereka bisa kuliah di luar negeri. Tentu harus bisa Bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan. Hal ini membuat siswa lain makin semangat belajar dengan harapan bisa mengikuti kakak kelasnya kuliah di luar negeri.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here