Kontainer Pelni Logistik Disegel Polisi

0
695
LIMA kontainer di pelabuhan Sribayintan Kijang, diberi garis polisi, hingga Rabu (7/3) pagi kemarin. f-yendi/tanjungpinang pos

KIJANG – Empat kontainer milik Pelni Logistik dan satu kontainer PIDC di pelabuhan Sribayintan Kijang, disegel atau diberikan police line oleh jajaran Polsek Bintan Timur. Lima kontainer yang diduga berisikan barang ilegal ini, sudah diamankan sejak, Sabtu (3/3) siang lalu.

Hingga Rabu (7/3) kemarin, lima kontainer masih tersusun dan disegel dengan garis polisi. Lima kontainer ini di bawah pengamanan sejumlah anggota Polres Bintan. Diduga, lima kontainer yang disegel aparat kepolisian itu bermuatan barang-barang tanpa dokumen alias ilegal.

”Kalau kami dapat informasi, isi satu kontainer itu minuman beralkohol dari Singapura. Empat kontainer lainnya ada pakaian impor, bahan kosmetik dan obat-obatan seperti vitamin. Tapi polisi lah yang lebih tahu. Tapi, penyegelan kontainer ini sempat bikin heboh bang,” kata Irul, seorang warga Kijang, Selasa (6/3) sore lalu.

Lima kontainer tersebut direncanakan akan dibawa ke Mapolres Bintan, Selasa (7/3) siang kemarin. Bahkan informasi yang beredar, publikasi penangkapan kontainer itu bakal dilakukan oleh Kapolda Kepri. Namun, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi.

”Saya kurang paham, coba tanya ke Kapolsek Bintan Timur saja,” ujar seorang jajaran Polsek Bintan Timur.

Sementara, Kepala Perwakilan Pelindo 1 Kijang, Khoiruddin Lubis menyatakan, pihaknya mendapatkan perintah dari bagian reserse Polsek Bintan Timur, untuk menahan lima kontainer tersebut, saat tiba di pelabuhan Sribayintan Kijang, untuk dimuat ke kapal KM Dulorondak dari Kijang.

Informasi dari kepolisian kata dia, diduga barang muatannya barang-barang ilegal. ”Pas kita dapat informasi, kita langsung menghubungi pihak Pelni bahwa kontainernya tidak bisa berangkat,” kata Khoiruddin di depan kantornya.

Pihaknya sendiri belum mengetahui pasti isi muatan lima kontainer tersebut. Sebab, kewenangan pihak Pelindo sebatas fasilitator atau supporting jasa bongkar muat barang, di pelabuhan Kijang yang dikelola Pelindo.

”Dokumen yang diserahkan kepada kami hanya surat jalan, isinya full dan nomor kontainer saja. Soal muatannya apa bukan kewenangan kami,” tegasnya.

Lima kontainer itu diangkut dari gudang yang ada di Tanjungpinang, dan tiba di pelabuhan bongkar muat, Sabtu (3/3) lalu, sekitar pukul 09.00. Saat hendak dimuat ke kapal KM Dulorondak, pihak Pelindo mendapat perintah untuk menahan lima kontainer tersebut.

Mengenai daerah tujuan, Lubis tak mengetahui pasti. Yang jelas, kapal KM Dulorondak tujuan Tanjung Priok Jakarta-Surabaya-Makasar.

”Tujuannya kemana, kita gak tahu. Rutenya itu nanti singgah-singgah ke Jakarta-Surabaya-Makasar,” sebutnya.

Hingga kini, lima kontainer itu masih ditumpuk di pelabuhan bongkar muat dengan penjagaan dari pihak Polres Bintan. (aan/fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here