Kontraktor Luar Kuasai Proyek Natuna

0
841

NATUNA – KALANGAN kontraktor lokal di Natuna mengeluhkan proyek-proyek besar maupun kecil dikerjakan oleh perusahaan dari luar. Hal ini jelas menimbulkan polemik bagi para kontraktor yang berada di Natuna. Sebab, persaingan tidak sesuai dengan apa yang seharusnya proyek bisa dikerjakan kontraktor lokal.

Rabka seorang kontraktor asal Natuna mengungkapkan, persaingan sekarang lebih susah dibandingkan jaman sebelumnya. Pasalnya, setiap perusahaan ikut lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) adalah penyelenggara sistem elektronik pengadaan barang/jasa selalu saja perusahaan dari luar yang menang.

Baca Juga :  Setahun Hanya Dompleng Program Pusat

”Jujur saja, sekarang ini memang cukup sulit untuk mendapatkan paket lelang maupun penunjukan langsung di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna. Karena selalu saja kontraktor luar yang mendapatkannya. Apalagi mereka berkoordinasi dengan kontraktor besar, yang ada di Natuna,” ujar Rabka dengan nada kesal.

Rabka mengatakan, seharusnya pemerintah daerah bisa melihat kebawah dengan keadaan para kontraktor yang memiliki kelengkapan yang sama. Namun, tetap saja kontraktor luar yang dapat paket tanpa memberikan kesempatan kontraktor lokal.

”Kita cukup menyayangkan, kenapa banyak proyek yang ada di Natuna malah banyak dapat kontraktor luar. Hal ini jelas membuat perputaran perekonomian di Natuna menurun, lantaran banyak uang yang keluar dibandingkan ke daerah,” ungkapnya lagi.

Baca Juga :  Kelanjutan Vaksinasi MR Tunggu Arahan Bupati

Hal senada disampaikan oleh Iwan warga Ranai, menuturkan saat ini perekonomian Natuna dinilai menurun. Hal ini dikarenakan kurangnya perputaran keuangan di Kota Ranai, sehingga membuat menurun niat beli masyarakat.

”Kalau kita lihat memang minat beli masyarakat menurun, mungkin karena perputaran uang banyak di luar Natuna,” ujar singkatnya.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here