Konverter BBG Segera Datang

0
843

Mobil Dinas Pemko Pakai Bahan Bakar Gas

BATAM – Program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan dijalankan. Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) diakui membantu untuk pengadaan alat konverter atau alat konversi yang akan dipasang di mobil dinas (mobdin) Pemko. Direncanakan, Juni atau Juli 2017 ini, akan datang 40 unit alat konversi.

Hal itu diungkapkan Manager Operational PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Yani, Rabu (7/6) di Batam saat ditanya kelanjutan program gas untuk bahan bakar mobdin Pemko. ”Bulan ini atau bulan depan, alat konverter gas untuk mobil dinas Pemko, diharapkan sudah datang,” ungkap Yani.

Baca Juga :  ATB Masih Berpeluang Kelola Air

Diakui, PGN sendiri nantinya akan memasang alat konversi BBM ke BBG itu di mobdin Pemko, disiapkan Kementerian ESDM. Alat itu diakui pengadaannya sepenuhnya dibiayai kementerian dan diberikan gratis. “Alatnya memang belum datang, tapi diadakan Kementerian ESDM. Mereka yang menyediakan untuk digunakan Pemko,” sambungnya.

Diakui Pemko Batam untuk sementara dapat 40. Jumlah pastinya yang akan didapat, akan diverifikasi. Pemko Batam sendiri menyerahkan data 400 unit mobil untuk mendapat konversi gas. Kementerian ESDM sendiri direncanakan akan mendapat bantuan lebih dari 40, setelah verifikasi.

Baca Juga :  Mitsui Ingin Ikut Tender Proyek Hang Nadim

”Mau tidak mau, itu harus disediakan alat. Diverifikasi karena 400 unit mobil yang diajukan itu, tahun lama dan tahun baru. Sekarang belum diseleksi. Umur kendaraan mulai tahun 2009,” sambungnya. Sekda Batam sudah datang ke PGN untuk menindaklanjuti rencana penggunaan BBG itu.

”Tinggal menunggu surat pengantar dari Sekda. Setelah itu nanti alatnya akan diserahkan gratis dari pemerintah, tapi dengan syarat ketentuan berlaku. Pemerintah juga harus komit untuk menggunaannya,” tegas Yani.

Menurut Yani, untuk membantu pengadaan gas, pihaknya sudah mengoperasikan SPBG di Batamcenter. SPBG itu sudah beroperasi dan digunakan sekitar enam unit taksi di Batam. ”Batam sangat ideal menggunakan, karena lokasinya sekitar sini-sini. Beda dengan Palembang yang jalan lintas, jadi tidak efektif,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiap Persimpangan Ada CCTv

Ditanya kapasitas alat untuk konversi gas itu, diakui Yani sekali mengisi, bisa untuk perjalanan sampai 120 km. Sehingga dinilai efektif untuk digunakan di Batam. ”Sekali ngisi, bisa untuk 120 km lebih,” imbuhnya mengakhiri.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here