Korban Pemerkosaan Bertambah

0
1235
TERSANGKA PEMERKOSAAN: Tersangka pencabulan dan pemerkosaan saat digiring anggota Polsek Bukit Bestari. f-raymon/tanjungpinang pos

Jajaran Kepolisian Polsek Bukit Bestari terus melakukan pengembangan, kasus pemerkosaan dengan tersangka inisial A. Terhadap anak di bawah umur. Korbannya sudah ada tiga melapor.

TANJUNGPINANG – Kapolsek Bukit Bestari Kompol Arbaridi Jumhur mengatakan korban tersangka inisial A, pelaku pemerkosaan pelajar di Bukit Bestari bertambah dua orang lagi. Polisi telah menerima dua laporan resmi dari keluarga korban. Kini polisi terus melakukan pengembangan kasusnya ini. Apakah masih ada korban lainnya yang belum melapor.

”Korban tiga orang, dua sudah buat laporan polisi. Ketiga korbannya anak di bawah umur. Ada satu sudah putus sekolah,” kata Jumhur di Polres Tanjungpinang, Selasa (18/7). Dia menuturkan, tersangka melakukan pemerkosaan terhadap para korban dengan modus yang sama.

Baca Juga :  Bikin Akta Kelahiran Gratis

Saat para korbannya sedang kumpul-kumpul, pelaku mengajak para korban untuk jalan-jalan. Kemudian, pelaku memaksa korbannya untuk melampiaskan nafsu bejatnya. ”Modusnya sama dengan tiga korban tersebut,” tegasnya.

Kata Kapolsek, tersangka A berhasil dibekuk polisi saat hendak kabur ke Batam di Pelabuhan Roll on Roll Off (Roro) Tanjunguban, Selasa (11/7). Ia dibekuk polisi saat hendak kabur ke Batam. Tersangka sendiri merupakan seorang residivis kasus pencurian sepeda motor (curanmor).

”Tersangka sudah berada di sel tahanan guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. Pemerkosaan bermula saat korban bersama rekan-rekannya komunitas cucu anak adam dan hawa (Cumba) pekan lalu sedang asyik nongkrong di salah satu tempat di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Siak dan Pemko Teken MoU Pariwisata

Sebelum korban diperkosa, pelaku awalnya mengajak korban membeli minuman tuak. Korban waktu itu langsung ikut saja. Saat berpergian, pelaku malah membawa korban ke Pulau Dompak. Selanjutnya, di tanah lapang di Pulau Dompak pelaku langsung melakukan pemerkosaan terhadap korban. Korbannya, umumnya tak bisa berbuat apa-apa lantaran tempatnya sepi.

Tidak puas sekali saja memperkosa korban, pelaku kemudian membawa korban ke rumah neneknya di seputaran Dompak. Korban diculik pelaku selama enam hari di rumah tersebut. Selama di rumah neneknya, pelaku berkali-kali melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban. ”Kita minta orang tua memperhatikan anaknya,” harapnya.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here