Korem Ajak Masyarakat Doa Bersama 17 17 17

0
559
DISKUSI: Kolonel Infanteri Parluhutan Marpaung berdiskusi dengan tokoh agama terkait pelaksanaan doa bersama. F-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Korem 033 Wira Pratama akan menggelar doa bersama masyarakat pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang. Doa bersama ini melibatkan seluruh tokoh lintas agama di Provinsi Kepri. Kepala Seksi Teritorial Korem 033 Wira Pratama, Kolonel Infanteri Parluhutan Marpaung mengatakan, doa bersama ini merupakan doa syukuran 171717 yang artinya tanggal 17 pukul 17.00 tahun 2017, angka ini juga angka keramat, hanya sekali seumur hidup dijumpai.

Doa bersama ini merupakan instruksi langsung dari Panglima TNI, agar seluruh umat beragama melaksanakan doa bersama pada 17 Agustus mendatang. Dengan tema ”Indonesia penuh kasih sayang”. Harapanya, agar masyarakat mendoakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi negara yang kuat. ”Jadi, semua umat beragama, baik itu Islam, Kristen, Hindu, Budha dan lainnya berdoa di tempat ibadahnya masing-masing selama 1 jam, dari pukul 17.00 hingga 18.00 agar Indonesia damai dan tentram, Indonesia penuh kasih sayang,” katanya Jumat (11/8).

Luhut menyebutkan, selain rumah ibadah, seluruh markas komando TNI yang ada di Kepri, mulai itu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara harus melaksanakan doa bersama pada 171717 tersebut. ”Doa bersama ini dilaksanakan tidak hanya di Kepri dan di Tanjungpinang, tetapi seluruh wilayah Indonesia, maka setiap Kodim, Koramil bahkan Babinsa mengajak masyarakat untuk doa bersama,” sebutnya.

Menurut Luhut, beragam umat beragama di Kepri adalah bentuk dan cerminan masyarakat yang mengerti dan memahami makna pancasila. Namun demikian, Kepri yang merupakan wilayah kepulauan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga harus dibentengi nilai-nilai kebhinekaan didalam hati masyarakat. ”Masyarakat Kepri dapat berhubungan langsung dengan negara tetangga, dan ini tidak menutup kemungkinan akan menjadi pengaruh yang berkaitan dengan keindonesiaan,” jelasnya. Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri, Karim Ahmad, menyambut baik doa bersama tersebut, karena memiliki nilai positif bagi masyarakat. (cr27)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here