Kosmetik Ilegal, Lima Saksi Dipanggil BPOM

0
944
Kosmetik ILEGAL: Kosmetik ilegal yang diamankan. F-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam, terus mengembangkan temuan kosmetik ilegal asal Malaysia, Tailand, Cina, Korea dan Vietnam, tidak memiliki izin edar di Tanjungunggat. BPOM telah memanggil lima orang karyawan toko kosmetik Elise untuk menjadi saksi dalam pengeledahan kosmetik ilegal, kemarin.
BPOM memastikan ada unsur pidana peredaran kosmetik illegal yang diamankan di rumah, yang dijadikan gudang.

Kepala BPOM Batam Wilayah Kepri Alex Sander mengatakan, untuk kepemilikan kosmetik ilegal yang diamankan di gudang kemarin, kepemilikannya belum diketahui. ”Untuk pemilik kosmetik-kosmetik-kosmetik ilegal ini sampai saat ini belum diketahui. Kita harapkan, hasil pemeriksaan saksi nanti, sudah kita ketahui pemilik,” katanya Jumat (8/9).

Alex mengungkapkan, untuk mengetahui siapa pemilik dari kosmetik ilegal tersebut, pihaknya masihmemeriksa beberapa orang untuk dimintai keterangan. Rencananya, para saksi akan dipanggil pada Selasa (12/9) mendatang ke kantor BPOM Batam. ”Ada 5 karyawan di Toko Kosmetik Elise yang diduga sebagai pemilik kosmetik-kosmetik ilegal ini. Kita panggil,” sebutnya.

Masih kata Alex, seluruh barang bukti kosmetik ilegal telah diamankan sebagai barang bukti dalam kasus ini. ”Jangan sampai karyawan Toko Kosmetik Elise tak datang. Sebelumnya, BPOM Batam bersama tim gabungan Polda Kepri telah mengamankan ratusan kosmetik ilegal, disimpang di gudang yang berada di Jalan Sultan Mahmud Gang Tanjung RT 3 RW 5 No 33. Kosmetik ilegal dari berbagai jenis di antaranya krim pemutih, pensil alis, maskara, sabun muka, bedak muka dari berbagai merek diamankan. Ia khawatir kosmetik ini sudah beredar di masyarakat. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here