KPID Harus Atasi Berita Hoax

0
443
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun bersama Wakajati Kepri Dr Asri Agung foto bersama usai melantik tujuh komisioner KPID Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (8/3). f-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Kepri Lantik Tujuh Komisioner Terpilih

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Nurdin Basirun meminta komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepri harus bisa mengurangi penyebaran berita kebohongan alias hoax yang semakin meresahkan masyarakat belakangan ini.

TANJUGPINANG – PESAN tersebut disampaikan Gubernur Kepri saat melantik tujuh anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepri periode 2018-2021 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (8/3).

Gubernur Kepri juga berpesan, bahwa jabatan yang diamanahkan kepada seseorang hendaklah dimanfaatkan sebagai ladang pengabdian. Jadikan juga jabatan yang didapat sebagai lahan untuk beramal baik

”Manfaatkan jabatan ini untuk lahan mengabdi dan beramal. Besar atau kecil jabatan, gunakanlah untuk lahan ibadah,” kata Nurdin.

Ketujuh orang komisioner KPID Provinsi Kepri yang dilantik masing-masing Ahmadi, S.Pdi, James Papilaya, SH, MH, MA, Mukhamad Rofik, S.I. Kom, Ir. Sahat Saragi, MM, Tito Swarno, ST, Suhermita, S.Sos, Henky Mohari, S.PT.

Tiga diantaranya seperti Sahat Saragi, James Papilaya dan Ahmadi merupakan pengurus lama yang dilantik kembali di periode ini. Adapun nama-nama pengurus KPID lama yang tidak dilantik lagi adalah Suyono, Azwardi, Hamdani dan Muhith.

Untuk para pengurus KPID yang baru dilantik, Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun mengingatkan agar bisa bekerja dengan penuh amanah dan tanggung jawab.

Dalam membangun, kata Nurdin, uang bukanlah segalanya. Yang terpenting adalah semangat dan kerja keras. ”Kalau kita bersatu dan bersemangat, maka Kepri akan mendapatkan keberkahan yang luar biasa,” kata Nurdin.

Gubernur kembali mengingatkan bahwa Kepri ini miniatur negara kesatuan RI. Keberagaman yang ada hendaklah dijadikan perekat dan penguat ke-Indonesiaan. Gubernur tak ingin kebersamaan di Kepri rusak oleh kabar-kabar hoax. Karena itu di akhir sambutannya, Nurdin juga berpesan agar KPID bisa mengurangi penyebaran kabar yang akhir-akhir ini cenderung banyak tidak benar alias hoax.

Kekosongan dan vakumnya kepengurusan KPID Provinsi Kepri sejak Oktober 2017 sudah berakhir dengan pelantikan, kemarin. Sebelumnya, kekosongan kepengurusan KPID Kepri ini dikeluhkan masyarakat, terutama oleh pelaku usaha di bidang penyiaran baik yang akan memerpanjang perizinan atau masyarakat yang akan mengurus izin baru.

Lambannya pelantikan KPID Kepri ini juga sempat menjadi sorotan KPI pusat yang mendesak pemerintah Kepri untuk segera melantik pengurus baru.(SUHARDI MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here