KPK Panggil Andri Rizal

0
254

BATAM – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terakhir melakukan proses pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kepri, hari ini, Kamis (22/8). Pemeriksaan berlangsung di Mapolresta Barelang. Informasi yang dihimpun sebanyak tujuh pejabat strategis, salah satu diantaranya Andri Rizal, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ikut diperiksa.

Pemeriksaan tersebut masih berkaitan dugaan suap dan gratifikasi terhadap Gubernur nonaktif Kepri H Nurdin Basirun yang kasusnya, masih ditangani komisi antirasuah KPK RI.

“Tujuh pejabat ini diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Adapun ketujuh pejabat tersebut yakni, Andri Rizal, Tarmidi, mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kepri, Nilwan merupakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup/ Mantan Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung Pemprov Kepri, Naharuddin, Kepala Badan Perencanaan dan Litbang Pemprov Kepri, mantan Sekda Kabupaten Bintan Lamidi, yang saat ini menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemprov Kepri. Firdaus, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Pemprov Kepri, serta Reni Yusneli, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov Kepri.

Pemeriksaan ini merupakan lanjutan dari proses hukum dugaan suap dan gratifikasi terhadap Nurdin Basirun yang kini sudah berstatus tersangka.

Dalam beberapa hari terakhir, puluhan pejabat Kepri sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

KPK benar-benar tidak pandang siapapun pejabat yang mereka panggil. Tidak hanya pejabat teknis, bahkan Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah pun sempat diminta keterangan terkait kasus yang menjerat H Nurdin Basirun.

”Bapak beberapa hari memang tidak hadir di kantor, bahkan nomor ponsel miliknya sulit dihubungi. Info hari ini Bapak berangkat ke Batam,” ujar salah satu staf Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemprov Kepri. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here