KPL Sumbang Tong Sampah

0
442
Tong sampah dari ember bekas yang sudah cat diletakkan di Taman Revolusi Mental berada di Kawasan Terminal Sungai Carang, belum lama ini. f-andri/tanjungpinang pos

Jaga Kebersihan Taman Revolusi Mental

TANJUNGPINANG – Supaya lingkungan tetap bersih, Komunitas Peduli Lingkungan (KPL) Tanjungpinang menyumbangkan sebanyak enam tong sampah. Enam tong sampah yang diletakkan di Taman Revolusi Mental berada di Kawasan Terminal Sungai Carang, Bintan Centre, Tanjungpinang.

Tong sampah berasal dari ember bekas cat diletakkan diberbagai titik di taman terletak di Komplek Bintan Centre (Bincen) Tanjungpinang. Sehingga pengunjung saat berada di taman tidak lagi membuang kantong plastik maupun sampah lainnya begitu saja.

”Sebelumnya, kita melihat banyak kantong plastik berserakan di Taman Revolusi Mental. Wajar saja. Karena tidak ada satupun tong sampah yang diletakkan di taman tersebut,” kata Tomi Darlius, Ketua KPL Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (3/3).

Baca Juga :  Alhamdulillah, Stok Daging Ayam Aman

Menurutnya, bisa terkumpul ember cat karena atas pemberian dari masyarakat yang peduli terhadap lingkungan bersih. Masyarakat yang menyumbangkan ember bekas cat kepada KPL Tanjungpinang berasal dari pengguna media sosial (medsos), yaitu Facebook.

Setelah terkumpul, sahabat KPL Tanjungpinang langsung mengecat hinggga melukis ember bekas cat tersebut. Sehingga ember bekas cat terlihat menarik disaat diletakkan di taman tersebut.

”Cat itu saja, sumbangan suka relawan kita dari anggota KPL Tanjungpinang,” terang dia.

Sebelum membuat inisiatifnya, pihaknya sudah pernah menyampaikan kepada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang untuk meletakkan tong sampah di taman tersebut. Karena tidak ada satupun tong sampah tersebut.

Baca Juga :  Harga Cabai dan Bawang Putih Naik

Kemudian, banyak sampah berserakan di taman tersebut, mulai dari sampah plastik seperti kantong plastik jajanan sampai daun kering yang runtuh dari pohon yang tumbuh di sekitar taman tersebut.

Kondisi itu, lanjut dia, sangat memprihatinkan sekali. Lebih prihatin lagi, dinas terkait tidak memiliki anggaran untuk menyediakan tong sampah di kawasan taman tersebut. ”Kita tidak memaksa kepada pemerintah. Selagi kita bisa buat, kita buat. Ini kepedulian kami melihat sampah berserakan di taman tersebut,” ujarnya.

Dengan diberikan tong sampah, ia berharap, masyarakat serta pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan di taman tersebut. Agar tidak ada sampah berserakan di taman tersebut. Baik itu sampah plastik maupun daun kering.

Baca Juga :  20 Persen Warga Batu 9 Belum Punya KTP

”Ayo, mari kita jaga kebersihan lingkungan kita. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga lingkungan kita,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here