KPPU Usut Kartel Peti Kemas Batuampar

0
593
Pintu masuk Batuampar.f-istimewa

BATAM – Dugaan kartel peti kemas yang ditelusuri Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Perwakilan Batam, hingga saat ini, belum membuahkan hasil. KPPU mengakui kendala yang dihadapi karena ada perusahaan asing di Singapura terkait dalam proses pengiriman peti kemas. Karena itu, direncanakan KPPU akan melibatkan Singapura.

Rencana itu diungkapkan Kepala KPPU KPD Batam, Akhmad Muhari, Minggu (27/5) di Batam. Rencana itu sendiri muncul setelah pihaknya melakukan pemeriksaan dugaan kartel peti kemas di Pelabuhan Batuampar, Batam.

”Kita rencana akan menggandeng otoritas pengawas persaingan usaha Singapura,” kata Akhmad.

Baca Juga :  Gunakan Gas Bumi‎, Warung Makan Bisa Hemat Rp5 Juta

Diakui, pelibatan otoritas pengawas persaingan usaha Singapura, untuk memudahkan pemeriksaan dengan pengusaha asing di Singapura. ”Karena ada pemilik perusahaan, warga Singapura, jadi agak sulit mendatangkan untuk diperiksa,” jelasnya.

Akhmad mengatakan, KPPU akan meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan Singapura agar pengusaha yang diduga terlibat dalam kasus tersebut bisa diperiksa. Beberapa alternatif agar bisa menyelidiki lebih dalam dugaan kartel peti kemas ini terus dilakukan hingga saat ini. ”Perlu ada kerja sama yang intensif antara negara kita dengan Singapura,” ujarnya.

Baca Juga :  PGN Perkuat Dukungan ke Komersial Batam

Namun diakui, dugaan permainan kartel menjadi pemeriksaan terhadap saksi dan analisa hukum serta ekonomi terkait tarif peti kemas dari Batam-Singapura. ”Penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa saksi sudah dilakukan. Penyelidikan yang cukup lama untuk mengusut kasus ini,” katanya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here