KPU Bagikan APK ke Parpol dan Timses

0
26

ODGJ Masuk DPT Pileg

BINTAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan telah menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) ke partai politik dan tim sukses (timses) pemenangan capres dan cawapres, Jumat (30/11) siang kemarin. Selain itu, KPU muai membenahi data DPT dari kelompok Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Jumlah total APK yang diserahkan KPU itu sebanyak 588 baliho dan spanduk. APK diserahkan ke perwakilan parpol, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Tim Kampanye Nasional Capres dan Cawapres di Kantor KPU Kabupaten Bintan, Ceruk Ijuk, Toapaya, sekitar pukul 15.00 kemarin.

Dari 16 parpol yang ada, baru 9 parpol yang mengambil APK. Masih ada 7 parpol yang belum mengambil. Yakni PKB, Golkar, Berkarya, Perindo, PPP, PBB, PKPI.

Komisioner KPU Bintan Samsul menyampaikan, baliho yang dibagikan ke 16 partai politik masing-masing 10 baliho dan 16 spanduk. Selain itu turut diserahkan baliho untuk 2 capres cawapres, masing-masing 10 baliho dan masing-masing 16 spanduk. Untuk DPD, masing-masing 10 dengan 12 calon DPD. Sehingga jumlah yang dibagikan 408 spanduk dan 180 baliho.

”Total baliho dan spanduk 588,” kata Samsul.

APK yang dibagikan mesti dipasang di zonasi yang sudah ditetapkan, sesuai SK Perubahan Zonasi Pemasangan APK nomor 119 tahun 2018. SK ini merupakan perubahan dari SK sebelumnya yang awalnya nomor 96.
KPU Bintan menegaskan, agar parpol tak memasang di luar zonasi. Tempat yang tidak boleh dipasang APK, seperti tempat ibadah, pendidikan dan lainnya.

”KPU Bintan yang pertama di wilayah Kepri ini, yang sudah menyerahkan APK,” kata Samsul.

ODGJ
Di lain hal, KPU Bintan juga melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial Kabupaten Bintan, mengenai PKPU nomor 11 tahun 2018, yang memasukkan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

”Dinkes mencatat sebanyak lebih kurang 160 ODGJ berada di Kabupaten Bintan. Kita sudah koordinasikan dengan Dinkes Bintan, soal ini,” kata Haris Daulay, komisioner KPU Kabupaten Bintan, kemarin.

Namun, kata Haris, KPU Bintan informasi Dinkes itu belum data final bagi KPU, karena masih menunggu dari data Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bintan. Sementara, pejabat Dinsos yang memiliki data ini masih dinas luar ke Solo, mengantarkan 4 warga penyandang cacat.

”Setelah mendapat data dari Dinsos, KPU akan mengsingkronkan data ODGJ dengan Dinkes,” sebut Haris.

Setelah dikoordinasikan, lanjutnya, data ODGJ akan dimasukkan ke DPT. Setelah masuk dalam DPT, KPU Bintan akan menurunkan data ODGJ ini ke PPK dan PPS untuk menemui keluarga dari ODGJ yang masuk dalam DPT.

”Untuk berkoordinasi di saat pemilihan Hari H nanti. Bagaimana juga itu perlu peran keluarga. Nanti akan dilihat apakah keluarganya memberikan izin atau tidak,” kata. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here