KPU dan Polisi Selidiki Calon Panwaslu

0
785
Nikolas Panama

TANJUNGPINANG – Calon anggota panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Tanjungpinang, Bintan, Lingga dan Anambas akan diselidiki sepak terjangnya. Mereka harus dipastikan tidak terdaftar aktif pengurus partai politik (parpol), tidak pernah jadi caleg, tidak pernah dipidana dan tidak pernah tim sukses.

Untuk memastikan semua calon Panwaslu yang sudah mendaftar bersih dari semua itu, maka Tim Panitia Seleksi (Pansel) Pemilihan Calon Panwaslu Zoba B (Tanjungpinang, Bintan, Lingga dan Anambas) kerja sama dengan Polres dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang. Ketua Tim Pansel Pemilihan Calon Anggota Panwaslu Zona B, Nikolas Panama mengatakan, berkas nama-nama yang mendaftar sebagai calon anggota Panwaslu Tanjungpinang diserahkan ke KPU Tanjungpinang, Rabu (5/7) siang.

”Ada 62 orang yang mendaftar calon anggota Panwaslu Tanjungpinang. Kita serahkan KPU untuk dicek apakah mereka pernah jadi caleg, pengurus parpol atau tim sukses,” ujarnya via ponselnya, kemarin. Kemudian, pihaknya juga akan menyerahkan nama-nama itu ke Polres Tanjungpinang untuk dicek apakah pernah terlibat pidana atau tidak.

”Semua ini untuk memastikan nama mereka bersih dan sesuai syarat yang ditetapkan saat mendaftar. Kita tak ingin satu pun diantara yang terpilih nanti menyalahi aturan,” tegasnya.

”Karena hubungan kita baik dengan KPU dan Polres, sama-sama lah kita mengecek ini. Data-data caleg, pengurus parpol atau tim sukses ada di KPU. Data orang yang melakukan pidana ada di Polres. Semua ini demi kepentingan masyarakat Tanjungpinang ke depan,” tambahnya. Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria mengatakan, setelah mereka menerima berkas itu, KPU akan langsung bekerja untuk melakukan pengecekan.

”Kalau nama-nama caleg sudah terpampang di kantor. Mudah untuk mengeceknya. Nama-nama pengurus parpol juga ada di kantor sesuai dengan yang diserahkan parpol. Termasuk tim sukses,” ungkapnya. Ia juga merasa senang kerja sama dengan Tim Pansel demi menyeleksi kandidat terbaik nanti di Panwaslu. Bagaimana pun, Panwaslu akan mengawasi jalannya Pilkada tahun depan di Tanjungpinang.

Kandidat Anambas Minim
Nikolas Panama menambahkan, ketika pendaftaran calon anggota Panwaslu ditetapkan, tanggal 17-24 Juni, jumlah pendaftar di Tanjungpinang 62 orang, di Bintan 22 orang, di Lingga 11 orang dan di Anambas 4 orang.

Tim Pansel berharap, kandidat yang mendaftar untuk masing-masing kabupaten/kota minimal 12 orang. Karena yang mendaftar di Anambas dan Lingga minim, akhirnya mereka rapat pleno untuk memperpanjang masa pendaftaran di dua kabupaten itu. Atas kesepakatan bersama, pendaftaran di perpanjang tanggal 3-7 Juli. Hingga, Rabu (5/7) kemarin siang, yang mendaftar di Lingga bertambah 4 orang dan totalnya menjadi 15 orang.

”Tapi di Anambas, peserta yang berminat menjadi calon anggota Panwaslu sangat minim. Hanya tambah satu orang. Kita imbau putra putri daerah Anambas untuk mendaftar dan mengikuti seleksi ini,” imbaunya. Nama-nama yang mendaftar inilah yang akan diserahkan ke KPU dan Polres untuk dicek. Selanjutnya, mereka akan menyerahkan masing-masing enam nama ke Bwaslu Kepri.

”Mereka yang akan melakukan wawancara untuk perengkingan,” ungkapnya. Untuk saat ini, calon anggota Panwaslu yang dipilih masing-masing 3 orang untuk tiap kabupaten/kota sesuai aturan lama. ”Tapi ada aturan baru. Apakah tiga atau enam orang yang dipilih, kita lihat nanti aturannya,” bebernya. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here