KPU Dituding Lambat Pasang APK

0
570
Kendaraan melintas di depan dua baliho calon Wako.f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang telah memasang Alat Peraga Kampanye (APK) dua pasangan calon Wali Kota Tanjungpinang. Baliho paslon nomor urut 1 H Syahrul-Rahma dan nomor urut 2 H Lis Darmansyah-Maya Suryanti sudah dipasang di beberapa titik sejak Kamis (26/3) lalu. Namun, Direktur Eksekutif Indonesia Voter Initiative for Democracy (IVID) Provinsi Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi menyebutkan, pemasangan APK terbilang lambat.

Mantan Bawaslu Kepri itu mengatakan, mestinya pemasangan APK paling lambat tiga hari setelah massa kampanye digelar. Tahapan, penetapan calon ditetapkan Senin (12/2) dan masa kampanye dimulai 15 Februari, lalu.

Seharusnya, sambung dia idealnya proses pemasangan APK ini sudah berlangsung lama. Ternyata, pemasangan APK milik dua paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang baru dipasang oleh KPU Kota Tanjungpinang.

”Kalau keterlambatan sampai dua minggu sejak ditetapkan calon, bisa diharap maklumkan. Namun, keterlambat pemasangan APK ini sampai sekitar dua bulan, ini menjadi tanda tanya besar. Ini apa yang salah kerja KPU sampai pemasangan APK baru dilakukan,” kata Indrawan Susilo Prabowoadi kepada Tanjungpinang Pos setelah memberikan materi diacara Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Aston Tanjungpinang, Sabtu (31/3).

Baca Juga :  Sekda Minta Karyawan Lagoi Diliburkan

Kalau sudah seperti ini, tegas mantan Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Kepri ini, merupakan salah satu dugaan potensi pelanggaran yang telah dilakukan oleh KPU Kota Tanjungpinang terhadap keterlambatan pemasangan APK tersebut.

”Kalau ada dugaan pelanggaran, maka Panwaslu Kota Tanjungpinang harus bersikap dong. Ini bisa dijadikan satu temuan oleh Panwaslu di lapangan. Ini tidak perlu lagi menunggu orang melapor. Panwaslu segera proses temuan ini,” minta Indra kepada Panwaslu Kota Tanjungpinang.

Ia katakan, paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang yang dirugikan dengan keterlambatan pemasangan APK yang dilakukan oleh KPU Kota Tanjungpinang. Sebab, di baliho, spanduk, umbul-umbul hingga stiker ada nama paslon, nomor urut hingga visi misi paslon. Sehingga masyarakat tahu, paslon A memiliki nomor urut hingga visi misinya.

”Kalau kita lihat kan Pilwako Tanjungpinang kurang semarak alias sunyi, seperti tidak ada pesta demokrasi yang digelar di Kota Tanjungpinang,” ucap dia.

Kalau APK tidak dibiayai oleh negara, ia yakin masing-masing Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang pasti sudah mencetak baliho, spanduk, umbul-umbul hingga stiker miliknya lebih semarak lagi. Setelah di cetak, APK tersebut langsung di pasang diberbagai tempat yang dianggap strategis.

Baca Juga :  Polres Siap Amankan TPS

Namun, UU sudah mengatur hingga menyebutkan, bahwa APK merupakan salah satu fasilitas yang dibiayai oleh negara. Ini yang membuat paslon tidak mencetak APK tersebut.

Ia minta Panwaslu Kota Tanjungpinang harus menggali, terkait keterlambatan pemasangan APK yang dilakukan KPU Kota Tanjungpinang. Apakah keterlambatan pemasangan APK ini, dikarenakan unsur kelalaian atau disebabkan hal yang lain dan sebagainya.

”Ini dugaan pelanggaran administrasi. Panwas harus memberikan surat rekomendasi dong ke KPU dengan keterlambatan pemasangan APK tersebut. Jangan dibiarkan begitu saja,” sebut dia.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Tanjungpinang, Maryamah mengatakan, tim paslon baru menyerahkan hasil desain ke KPU Kota Tanjungpinang pada 20 Februari 2018. ”Sejauh ini, upayah kita terkait administrasi hingga memberikan surat imbauan kepada KPU agar dilakukan sesuai tepat waktu. Alhamdulillah penyerahan APK sesuai 100 persen. Yang belum serahkan bahan kampanye,” kata Maryamah.

Sebelum memanggil, Maryamah terlebih dahulu koordinasi hingga rapat diinternalnya untuk membicarakan terkait keterlambatan pemasangan APK yang dilakukan oleh KPU Kota Tanjungpinang. ”Kita akan bicara dulu diinternal kita,” sebut dia.

Baca Juga :  Riono: Tahun Pertama, Sabar Fokus Lunasi Janji Politik

Ditempat terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Zulkifli Riawan mengklaim tidak ada keterlambatan pemasangan APK milik dua paslon Walikota dan wakil Walikota Tanjungpinang. ”Keterlambatan tidak ada,” kata Zulkifli Riawan saat dihubungi oleh awak media ini.

Yang dibilang terlambat, lanjut Zulkifli, dua tim paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang menyerahkan hasil desain ke KPU Kota Tanjungpinang. Penyerahan hasil desain masing-masing paslon memakan waktu yang cukup panjang. Karena selalu ada perubahan hasil desain tersebut.

Setelah hasil desain sudah sepakat, maka pihak KPU melakukan pelelangan pencetakan APK hingga bahan kampanye milik dua paslon. Baik itu milik paslon nomor urut 1 maupun 2. Kesepakatan yang dilakukan antara KPU dengan tim paslon dan Panwaslu Kota Tanjungpinang.

”Alhamdulillah yang menang lelang hingga cetak APK dan bahan kampanye dari daerah Tanggerang. Sebelum dicetak, kita bersama tim paslon dan Panwaslu mendatangi percetakan tersebut. Sepakat, langsung dicetak APK dan bahan kampanye,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here