KPU Harus Antisipasi Jumlah Penduduk

0
144
PENUMPANG terlihat ramai saat akan menaiki KM Bukit Raya di Pelabuhan Serasan. Kapal ini memperlancar mobilisasi arus orang ke Natuna. f-DOKUMENTASI/TANJUNGPINANG POS

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna dan 13 Parpol yang ikut Pemilu di Natuna menyarankan kepada KPU, agar dapat mengatisipasi lonjakan penduduk yang terjadi belakangan ini. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Natuna Ilham Kauli mengingatkan KPU, bahwa lonjakan penduduk di Natuna per tahun ini cukup signifikan dan kenaikan jumlah ini diperkirakan akan berlanjut sampai tahun depan.

NATUNA – ”Saat ini berdasarkan infomasi dan data yang berhasil kami himpun, ada sekitar 1.500 orang yang belum selesai merekam dan mencetak KTP elektronik (KTP el). Saya rasa ini juga harus jadi pertimbangan KPU, karena setiap hari dari angka di atas ada saja yang membuat KTP,” kata Ilham Kauli, di Hoten Central Natuna, kemarin.

Selain itu, tahun ini dan bahkan tahun depan terdapat kencenderungan pertumbuhan penduduk yang lebih signifikan lagi dan berkemungkinan bisa melebihi jumlah pertumbuhan tahun berjalan.

Hal ini bisa diprediksi, dan berdasarkan rencana pemerintah yang akan mendrop 6.000 nelayan luar daerah dan penambahan jumlah personel militer di Natuna.

”Tahun depan bisa jadi lebih tinggi lagi kenaikannya,” sambung Ilham.

Dengan begitu, ia menyarankan kepada KPU agar dapat membuat langkah antisipasi agar semua warga negara dapat mengikuti pesta demokrasi mendatang dalam menyalurkan hak pilihnya.

”Saya rasa petugas berwenang harus dapat memastikan, dan menjamin setiap orang untuk dapat menyalurkan hak politiknya pada Pemilu yang akan datang,” ujarnya.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Natuna Mukhtar Ahmad mengaku siap memfasilitasi KPU, bila hendak berkoordinasi dengan instansi-instansi lain seperti TNI, Polri, Kementerian Perikanan dan Keluatan (KKP) dan lain sebagainya.

”Bila perlu nanti kita sama-sama berkoordinasi dengan instansi terkait. Kami siap memfasilitasi,” kata Mukhtar menambahkan.

Sekretaris Partai Nasdem Kabupaten Natuna Wan Aris Munandar, mengaku setuju dengan saran yang disampaikan pemerintah itu. Karena bila itu tidak dialukakan oleh KPU, akan dapat merugikan masyarakat dan Parpol yang ada di Natuna.

”Ini masukan yang sangat bagus, KPU harus menindaklanjutinya. Kasian juga bila ada komponen bangsa yang tidak dapat mendapatkan hak konstitusinya lantaran tidak terdata KPU. Kami juga siap mendukung KPU untuk kegiatan ini,” sebutnya.

Sebelumnya, Ilham Kauli mengatakan jumlah penduduk tidak lagi pada angka 70-an ribu jiwa dan angka itu kini sudah bertambah. Ia menjelaskan, berdasarkan angka Data Konsolidasi Bersih (DKB) semester 2 tepatnya akhir Desember 2017 jumlah penduduk Natuna sebanyak 79.058 jiwa.

Kemudian pada DKB semester 1 tepatnya Juni 2018, angka di atas berubah menjadi 81.558 jiwa. Ketua KPU Natuna Junaidi Abdillah mengaku pihaknya telah berencana untuk berkoordinas dengan TNI AD, dalam hal ini Batalyon Komposit Natuna dan TNI AL serta instansi lainnya. Tujuannya, untuk mengkonfirmasi jumlah warga sipil yang berhak memilih di lingkungan mereka.

”Terima kasih atas usulan-usulan yang telah disampaikan kepada kami, dan kami suda berencana ke Yon Komposit, Kompi Komposit Marinir Setengar dan instansi lainnya. Kami akan segera mendata ke sana dan mudahan-mudahan kami dapat memasukkan mereka ke Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) nanti,” ujar Jun. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here