KPU: Iklan Pemilu Hanya kepada Media Terverifikasi

0
22
Aswin Nasution

TANJUNGPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang hanya memberikan iklan kepada media yang sudah lulus verifikasi, hingga terdaftar di Dewan Pers. Seperti media cetak dan media online.

”Kalau tidak terverifikasi dan terdaftar di Dewan Pers, kita tidak berikan iklannya nanti. Karena kita menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” kata Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Aswin Nasution kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (7/11).

Sedangkan media elektronik, seperti radio dan televisi, KPU akan menerima referensi dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepri. Karena KPID mengatur materi iklan yang terbit di media elektronik nanti.

KPU akan memberikan iklan kepada media tersebut, terkait peserta Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019. Seperti iklan dari partai politik (parpol), calon perseorangan, yaitu Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI dan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI.

Iklan peserta Pemilu tahun 2019 yang akan ditampil di media, mulai terhitung sejak 23 Maret 2019 sampai berakhir 13 April 2019 mendatang. Baik media cetak, elektronik dan online.

”Kalau caleg, kita tidak fasilitasi iklannya. Kita hanya fasilitasi iklan peserta Pemilu saja,” tegas Aswin.

Sampai sekarang belum tahu biaya untuk pemasangan iklan di media cetak, elektronik dan online. Hanya saja, anggaran pemasangan iklan di media berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Murni tahun 2019.

”Belum tahu. Kita tunggu saja di APBN tahun 2019,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here