KPU Jangan Persulit Syarat Tes Kesehatan

0
456
Para Bacaleg berbaur dengan pasien umum menunggu panggilan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Banyak Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) angota DPRD Kota Tanjungpinang dan DPRD Provinsi Kepri dari Kota Tanjungpinang, terpaksa harus melakukan tes kesehatan ulang di dua rumah sakit di Kepri.

TANJUNGPINANG –  KPU RI telah menentukan dua rumah sakit saja tempat pemeriksaan rohani dan kesehatan bagi Bacaleg Tanjungpinang, baik untuk DPRD Tanjungpinang dan DPRD Provinsi Kepri dari dapil Tanjungpinang. Yakni, RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri-Tanjungpinang dan Rumah Sakit Embung Fatimah Batam.

Sebelumnya, banyak Bacaleg sudah melakukan pemeriksaan lebih awal di RSUD Tanjungpinang, Puskemas dan Klinik. Akibatnya, banyak Bacaleg yang binggung terkait syarat tes kesehatan yang diminta oleh KPU.

”Saya harus melakukan tes kesehatan ulang, karena KPU minta tes kesehatan hanya boleh di RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri-Tanjungpinang dan Rumah Sakit Embung Fatimah Batam. Kebetulan saya tes kesehatan diluar dua rumah sakit itu,” kata salah satu Bacaleg, namanya tidak mau disebut, kemarin.

Sementara itu, Pengamat politik dari Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang harus responsif terhadap informasi berkembang di Pemilihan Umum (Pemilu) khususnya di Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019.

Pasalnya, tahun 2018 merupakan tahun politik. Karena masyarakat sedang disibukkan dengan mengurus hingga melengkapi berkas persyaratan pencalonan anggota legislatif di Pileg tahun 2019.

Informasi yang diterimanya di lapangan, masih banyak Bacaleg di Tanjungpinang merasa bingung terhadap berkas persyaratan pencalonan anggota legislatif yang diminta oleh penyelenggara Pemilu, yaitu KPU.

Seperti surat keterangan kesehatan dan jasmani dari dokter. Kata Endri, KPU Kota Tanjungpinang minta kepada Bacaleg untuk melampirkan surat keterangan hasil pemeriksaan kesehatan yang sudah dilakukan oleh dokter.

Ketentuan tersebut hanya diberlakukan kepada Bacaleg yang melakukan pemeriksaan diluar dua rumah sakit yang katanya sudah ditentukan. Seperti Bacaleg melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang.

Bagi Bacaleg yang sudah melakukan pemeriksaan di dua rumah sakit ditentukan, tidak perlu lagi melampirkan surat hasil pemeriksaan dari dokter. Dua rumah sakit yang diinginkan oleh KPU Kota Tanjungpinang.

Yakni RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri-Tanjungpinang dan Rumah Sakit Embung Fatimah Batam. ”Memangnya komisioner KPU Kota Tanjungpinang memiliki ahli dibidang kesehatan, kalau surat hasil pemeriksaan diserahkan oleh Bacaleg tersebut,” terang dia.

Padahal, lanjut dia, diaturan persyaratan pencalonan anggota legislatif sudah jelas, bahwa surat keterangan kesehatan bisa didapat dari puskesmas atau rumah sakit pemerintahan. Apakah Puskesmas atau rumah sakit yang sudah diminta surat keterangan kesehatan dilakukan Bacaleg tersebut, bukan milik pemerintah.

”Janganlah membuat bingung para Bacaleg kita. Memangnya, komisioner KPU Kota Tanjungpinang tahu hasil keterangan pemeriksaan dari dokter tersebut,” tegas dia.

Kenapa komisioner KPU Kota Tanjungpinang tidak secepatnya memberitahukan kepada pengurus Partai Politik (Parpol). (ANDRI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here