KPU Kepri Cari Terobosan Hukum

0
78
PRIYO Handoko, Divisi Program dan Data KPU Provinsi Kepri sedang memberikan materi kepada peserta pemilu dan tamu undangan sosalisasi DPTb dan DPK di Hotel CK Tanjungpinang. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

20.880 orang Berulang Tahun Jelang Pemilu

TANJUNGPINANG – Menjelang sampai dengan hari H pencoblosan pada 17 April 2019 nanti, ada sekitar 20.880 orang yang berulang di Provinsi Kepri. Ini terhitung sejak 1 Januari 2019 sampai dengan 17 April 2019 nanti.

Hal ini disampaikan Priyo Handoko, Divisi Program dan Data KPU Provinsi Kepri setelah selesai menyampaikan materi sosialisasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) Pemilu 2019 di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis (17/1).

Mereka berdomisili di lima kabupaten, dan dua kota di wilayah Provinsi Kepri.

Masyarakat yang tinggal di Kabupaten Bintan sebanyak 2.550 orang, Karimun 3.833 orang, Natuna 1.336 orang, Lingga 1.056 orang dan Anambas 713 orang.

Kemudian, masyarakat yang tinggal di Kota Tanjungpinang ada 2.908 orang, dan di Kota Batam sebanyak 8.484 orang.

Mereka memiliki peluang serta kesempatan yang sama untuk menyalurkan hak pilihnya di bilik suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah masing-masing berdasarkan tempat tinggalnya.

Untuk menyalurkan hak pilihnya nanti, maka terlebih dahulu mereka harus melakukan perekaman KTP-elektronik di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) did aerah masing-masing. Agar mereka memiliki identitas diri, yaitu KTP-elektronik.

KPU Provinsi Kepri sedang mencari solusi serta trobosan hukum, agar mereka yang baru berusia 17 tahun sudah memiliki KTP-elektronik sebelum hari pencoblosan. Sehingga mereka bisa menyalurkan hak pilihnya di TPS dengan menunjukkan KTP-elektronik miliknya.

Karena KTP-eleketronik, salah satu syarat mutlak yang tidak bisa ditawar menawar pada saat ingin menyalurkan hak pilihnya pada 17 April 2019 nanti.

”Adik-adik kita serta anak-anak kita harus bawa KTP-el saat ingin coblos di TPS,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here