KPU Minta Warga Cek Data Pemilih

0
317
Antusias masyarakat untuk mengecek namanya terdaftar atau belum di pemilu tahun 2019, yang dilakukan oleh petugas KPU Provinsi Kepri berlangsung di ruang tunggu Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

DPSHP di Kepri 1,2 Juta Jiwa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri meminta warga mengecek data masing-masing apakah sudah terdaftar sebagai pemilih pada pemilu 2019

TANJUNGPINANG – Secara serentak, KPU se Kepri mengadakan sosalisasi pengecekan nama masyarakat terdaftar atau belum di pemilu tahun 2019, Rabu (8/8).

Seluruh KPU di Kepri mulai dari KPU Provinsi Kepri, KPU Kota Tanjungpinang, KPU Kabupaten Bintan, KPU Kota Batam, KPU Anambas, KPU Natuna, KPU Lingga dan KPU Karimun melakukan sosalisasi untuk masyarakat se Kepri mengecek apakah sudah terdaftar atau belum di data pemilih di pemilu 2019.

KPU Kepri menggunakan sistem online guna mengecek nama pemilih berlangsung di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Sedangkan KPU Tanjungpinang di Bandara RHF, KPU Kota Batam di DC Mall, KPU Bintan di Pelabuhan Roro Tanjung Uban. KPU Karimun di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, KPU Lingga di Kelurahan Dabo, KPU Natuna di Simpang Empat Masjid Jamik Ranai dan KPU Kepulauan Anambas di Pelabuhan Pemda Tarempa.

Tim KPU Provinsi Kepri sudah berhasil membuat suasana di ruang tunggu pelabuhan berubah dari hari biasanya. Biasanya masyarakat hanya melintas dan duduk diam di ruang runggu pelabuhan tersebut.

Kali ini masyarakat bisa mengecek langsung ke petugas KPU apakah nama mereka sudah masuk atau belum dalam daftar pemilih untuk pemilu 2019. KPU mengecek dengan memasukan NIK warga ke dalam sistem online yang sudah disiapkan oleh KPU.

Hasil pengecekan itu, masih ada ditemukan masyarakat yang tidak terdaftar ke sistem sidalih3.kpu.go.id. Misalnya Windi, pemilih Kabupaten Bintan belum terdaftar ke sistem online. Karena dua orang tersebut mendapat mug dari petugas. Sedangkan mereka yang sudah terdaftar diberikan kaos.

“Saya tidak tahu sampai tidak terdaftar. Padahal pemilihan Bupati Bintan saya nyoblos,” kata Windi kepada Tanjungpinang Pos setelah mengetahui bahwa dirinya tidak terdaftar di sistem.

Ia akan datang ke Kantor Kelurahan di tempat tinggalnya untuk mengecek namanya. Setelah itu, akan lapor ke petugas PPS.

Anggota DPRD Tanjungpinang juga tak ketinggalan mencoba cek data mereka apakah sudah terdata atau belum. M Arif misalnya ikut memastikan dengan memberikan KTP kepada petugas. Saat dilakukan pengecekan, namanya terdata dan tercatat sebagai pemilih di TPS 020 Bukit Bestari.

Sedangkan Maskur Tilawahyu dan Hasan saat dilakukan pengecekan data di aplikasi datanya tidak keluar. “Kok bisa ya. Kami kan memilih di Pilwako kemarin. Nanti kami cek kembali,” paparnya sembari bercanda bersama rekan lainnya.

Divisi Program dan Data KPU Provinsi Kepri, Priyo Handoko mengatakan, pengecekan nama masyarakat terdaftar atau belum di pemilu tahun 2019, bertujuan hanya membersihkan data pemilih ganda. Untuk saat ini, baru sekitar 1.287.401 jiwa yang memiliki hak pilih, yang tersebar di kabupaten/ kota di Provinsi Kepri. Pemilih di Bintan sebanyak 97.844 orang, Tanjungpinang 144.727 orang, Karimun 157.240, Lingga 65.795 orang, Natuna 150.120 orang, Anambas 28.945 orang dan Batam 642.730 orang.

”Jumlah itu bisa jadi bertambah, dan bisa berkurang. Kita lihat saja nanti,” ucap Priyo.

Priyo mengajak masyarakat untuk mengecek namanya sudah terdaftar atau belum di Pemilu tahun 2019 nanti melalui sidahli3.kpu.go.id melalui handphone pribadinya. Masyarakat ketik nama dan NIK miliknya berdasarkan kartu identitas. Setelah itu, sistem bakal memunculkan nama lengkap serta tempat tinggal masyarakat serta di mana untuk memilih di pemilu tahun 2019 nanti. Ada beberapa faktor penyebab masyarakat tidak terdaftar. Bisa disebabkan, saat coklit warga tidak berada di rumah.

Di tempat terpisah, anggota KPU Kabupaten Bintan Haris Daulay mengatakan, warga berhak memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

”Saat ini sudah 97.844 data pemilih yang terdaftar. Data ini merupakan angka dari DPSHP lalu,” katanya.

KPU Bintan telah melakukan pendataan selama 7 hari sejak 26 Juli hingga 1 Agustus. Perbaikan DPSHP dilakukan di tingkat PPS dilakukan dari 2-12 Agustus.(ANDRI-JENDARAS-DESI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here