KPU Mulai Sosialisasikan Tahapan Pilkada

0
1349
SOSIALISASI: KPU sosialisasikan dua PKPU ke partai politik di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, Jumat (8/9). F-ANDRI/TANJUGNPINANG POS

TANJUNGPINANG – Jelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang 27 Juni 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang mulai melakukan sosialisasi. KPU menggelar sosalisasi PKPU tentang tahapan program dan jadwal pemilihan serta pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, Jumat (8/9).

Sosalisasi ini dihadiri pengurus partai politik (parpol) di Tanjungpinang. Yakni, partai Gerindra, PPP, Demokrat, Golkar, PKPI, PAN, PKB, PKS, Hanura, NasDem dan PDIP. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang disosialisasikan KPU ke pengurus parpol, yakni PKPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018.

Baca Juga :  Lelang Proyek Tepilaut Molor

Kedua, PKPU Nomor 3 tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Walikota dan Wakil Walikota. KPU bekerja untuk melaksanakan Pilkada nanti, berdasarkan PKPU tersebut. ”Setelah PKPU lainnya keluar, kita (KPU, red) akan kembali melakukan sosalisasi. Supaya kita dengan parpol, tokoh masyarakat serta insan pers untuk sama-sama gunakan jadwal pedoman memulai Pilkada di Tanjungpinang 2018 nanti,” kata Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (8/9).

Robby mengatakan, baru pertama kalinya KPU melakukan tatap muka dengan parpol terkait Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 mendatang. Namun, sebelumnya KPU Kota Tanjungpinang selalu menyampaikan informasi terkait Pilkada melalui media cetak hingga media elektronik.

Baca Juga :  Rumah Warga Teluk Keriting Dicat Warna Warni

Robby berharap, setelah adanya sosalisasi yang dilakukan KPU Kota Tanjungpinang, sebagai panitia pelaksana Pilkada, ingin ada sepahaman dari pengurus parpol maupun calon perorangan yang ingin maju di Pilwako Tanjungpinang mendatang.

Jadi, mulai dari sekarang calon kandidat Wako maupun Wawako Tanjungpinang, baik itu perseorangan maupun melalui jalur parpol, untuk mempersiapkan diri dari sekarang. ”Jangan sampai di hari H nanti, khusus calon perseorangan atau independen ada yang kurang berkas. Ia menilai kita kurang mensosalisasikan, ini yang kita tak mau,” ucap dia.

Beber Robby, bagi pasangan calon kandidat yang ingin maju di Pilwako Tanjungpinang, perlu memenuhi kuota dukungan sesuai aturan yang berlaku. Seperti, setiap kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang, calon perseorangan perlu mendapat dukungan dari masyarakat sebanyak 50 persen plus satu, dari jumlah penduduk per kecamatan tersebut. Kota Tanjungpinang memiliki empat kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang Barat, Kecamatan Tanjungpinang Kota dan Kecamatan Bukit Bestari.

Baca Juga :  New Agya Mulai Diperkenalkan di Tanjungpinang

”Dukungannya hanya di tiga kecamatan sudah cukup. Karena sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi calon kepala daerah. Yang penting, jangan sampai dukungannya hanya dua kecamatan saja,” sebut dia. Ia juga membeberkan, pencoblosan pilkada serentak di Indonesia termasuk di Pilwako Tanjungpinang Juni 2018 mendatang. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here