KPU Siap Hadapi Partai Garuda di MK

0
187
Urai Roni Ferdiyan

TANJUNGPINANG – Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) Kota Tanjungpinang telah menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang ke Mahkamah Konstitusi (MK) RI pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 ini. Sebab, Partai Garuda Kota Tanjungpinang merasa dirugikan atas hilangnya perolehan suara sekitar 300 suara pada Pemilu Serentak 2019 tepatnya di Pemilihan Legislatif (Pileg).

”Ini berdasarkan hasil temuan kita (Partai Garuda, red) pada saat rapat pleno terbuka perhitungan perolehan suara Pemilu 2019 di tingkat KPU Kota Tanjungpinang,” kata Urai Roni Ferdiyan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Garuda Kota Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (12/6).

Atas kejadian tersebut, membuat Partai Garuda Kota Tanjungpinang kehilangan satu kursi di Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang pada Pileg 2019 ini. Artinya, caleg yang memperoleh perolehan suara terbanyak dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tanjungpinang tidak bisa menikmati kursi embuk selama periode 2019-2024 mendatang.

Selain itu, Partai Garuda Kota Tanjungpinang juga menemukan penggelembungan suara di beberapa Partai Politik (parpol). Kemudian, suara tidak sah menjadi suara sah pada Pileg 2019 ini.

Pada saat itu, pihaknya langsung meninggalkan ruang rapat sidang pleno terbuka tingkat KPU Kota Tanjungpinang. Jadi, pihaknya tidak memberikan hingga meninggalkan tandatangan dikertas berisi data hasil rekapitulasi perolehan suara pada Pileg 2019 ini.

”Pleno selesai, kita langsung keluar,” sebut dia.

Terpisah, Divisi Hukum dan Pengawasan Internal KPU Kota Tanjungpinang, Andri Yudi mengatakan, KPU Kota Tanjungpinang sudah menyiapkan berkas atau dokumen yang dibutuhkan pada saat sidang di MK nanti. Berkas atau dokumen yang telah disiapkan, mulai dari data hasil rekapitulasi perolehan suara baik tingkat kota sampai dengan kecamatan.

Kemudian, menyiapkan Daftar Kejadian Khusus (DKK), daftar hadir para saksi pada Pileg 2019 sampai dengan bukti tanda terima dari saksi.

”Kita siap saja lagi,” ucap Andri Yudi yang masih berada di Jakarta.

Sampai sekarang, Andri Yudi katakan, pihaknya belum tahu jadwal sidang di MK atas gugatan yang dilakukan Partai Garuda. ”Kita masih menunggu jadwal sidang di MK. Ini saja masih Pilpres,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here