KPU Tak Tahu Waktu Cetak APK

0
234
Salah satu masyarakat Kota Tanjungpinang dengan serius memandang gambar partai politik di spanduk yang dipasang oleh KPU di Lapangan Pamedan. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Devisi Partisipasi Masyarakat (parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kota Tanjungpinang, Muhammad Yusuf Mahidin mengatakan, pihaknya tidak tahu waktu cetak Alat Peraga Kampanye (APK) untuk parpol yang dipakai sosialisasi.

TANJUNGPINANG – Walaupun sudah ada pemenang perusahaan yang berasal dari NTT. ”Perusahaan di NTT yang cetak APK Kota Tanjungpinang,” kata Muhammad Yusuf Mahidin kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (1/11).

Informasi yang didapatnya, penawaran yang diajukan oleh pihak perusahaan percetakan berada di NTT terbilang rendah, dibandingkan dengan perusahaan percetakan yang mengikuti lelang cetak APK milik KPU Kota Tanjungpinang.

”Saya tidak tahu angkanya berapa. Intinya, penawarannya cukup rendah,” terang dia.

KPU Kota Tanjungpinang diberikan kuota anggaran untuk cetak APK sebesar Rp338.776.000. Biaya cetak APK berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2018.

Tapi, lanjut Yusuf, ia belum tahun kapan mulai di proses cetak APK tersebut. Alasannya, belum ada penandatanganan antara perwakilan KPU Kota Tanjungpinang dengan perusahaan percetakan swasta tersebut.

Kalau sudah, baru pihak perusahaan swasta mulai cetak APK tersebut. Lama waktu cetak dua jenis APK sekitar 14 hari sejak ditandatangani oleh kedua pihak.

Setiap parpol akan menerima 10 baleho dan 16 spanduk. Sedangkan APK untuk kebutuhan Pilpres sebanyak 10 baleho dan 16 spanduk setiap calon Presiden dan Wakil Presiden.

Kemudian, setiap calon DPD RI akan menerima 10 spanduk. Jadi, total keseluruhan APK yang akan dicetak nanti sebanyak 180 baleho dan 480 spanduk.

Untuk ukuran baleho maksimal 4 meter kali 7 meter. Ukuran spanduk 1,5 meter kali 7 meter. ”Kita tunggu kabar selanjutnya,” sebutnya.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here