Kredit Macet UKM Rp 6,5 Miliar

0
491

BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam, hingga saat ini belum belum menarik kembali dana bergulir yang macet sejak 2001 sampai 2010. Karena itu, Pemko melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), membentuk tim untuk menarik dana bergulir sekitar Rp6,5 miliar yang dipinjam para pegiat Usaha Kecil Menengah (UKM).

Kepala BPKAD Kota Batam, Abdul Malik menegaskan, dana bergulir tetap mereka tagih, sehingga dibentuk tim. Dana itu dulunya disalurkan Dinas UKM dan Koperasi. Walau diperkirakan, dana tidak kembali semua, namun pihaknya ingin memastikan, penerima dana masih ada dan dilakukan upaya pengembaliannya.

Baca Juga :  Pemko Siapkan Tiket Gratis Weekdays

”Tim akan melakukan verifikasi ke lapangan, berapa yang bisa ditagih. Kita pastikan dan tetap kita kejar dana itu,” katanya.

Diakui, saat ini verifikasi masih berjalan. Namun, mereka menemukan, penerima dana itu ada yang sudah tidak ada lagi. Sehingga tidak memungkinkan dana Rp6,5 miliar itu bisa kembali 100 persen. ”Ada yang sudah meninggal. Nanti akan kita hitung setelah selesai,” jelasnya.

Lebih jelasnya diakui, pihaknya akan meminta keterangan dari pihak RT/RW, tempat alamat pemohon yang dikabulkan dulu. Mereka meminta keterangan, untuk memastikan penerima dana bergulir, apakah pindah atau meninggal.

Baca Juga :  Kapolda Ingatkan Jangan Mudah Diadu Domba

”Kita di situ dulu nanti. Setelah itu, baru kita lapor pimpinan untuk arahan selanjutnya bagaimana,” ujar Malik.

Dijelaskan Malik, saat dana bergulir diluncurkan beberapa tahun lalu, sistem peminjaman belum menggunaan jaminan. Sehingga ada kelonggaran dari sisi pemohon dalam mengembalikan pinjaman yang diberikan pemerintah.

”Baru mulai tahun 2011 kita sudah gunakan sistem jaminan. Kalau dana tidak dikembalikan setelah peringatan, baru jaminan didaftarkan ke KPKNL,” imbuhnya.(martua)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here