Kredit Usaha Mikro Rp4,4 M Disalurkan

0
482
BASKORO, salah satu pelaku UMKM sedang menjahit. Pelaku usaha mikro seperti ini yang mendapatkan bantuan UMI.f-istimewa/ batam pos
Selama periode Januari-Maret 2019, disalurkan kredit ultra mikro (Umi) sebesar Rp4,4 miliar di Batam. Sementara penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Batam pada 2018 tercatat sebesar Rp 93 miliar dari total Rp 200 miliar penyaluran se-Provinsi Kepri.

BATAM – Sementara kredit ultra mikro (Umi) tersalur sebanyak Rp 5,6 miliar untuk 879 nasabah. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Iwan M Ridwan dalam Sosialisasi KUR dan Umi di Batam, Selasa (23/4) mengatakan, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Provinsi Kepri berharap penyaluran Umi ini harus lebih meningkat dibanding 2018.

”Secara nasional disiapkan Rp 3 triliun untuk 2019. Di Batam, penyaluran Umi periode Januari-Maret 2019 sebesar Rp 4,4 miliar,” katanya.

Untuk tahun ini, 90 koperasi di Batam, didorong untuk memahami program pemerintah, sehingga bisa ikut menikmati fasilitas kredit yang disalurkan. Dimana disampaikan Iwan, perbedaan KUR dan Umi. KUR merupakan fasilitas kredit bagi usaha mikro.

Baca Juga :  Rumah di Darat Sertifikat di Laut

”Nominal sampai Rp 25 juta dengan bunga bersubsidi sebesar 7 persen per tahun,” sambungnya.

Sedangkan Umi adalah program komplementer dari KUR yang memberikan kredit bagi usaha ultra mikro. Nominal yang diberikan maksimal Rp 10 juta dengan bungan lebih rendah yakni 2-4 persen. ”Keduanya tidak perlu ada jaminan. Namun Umi ini diperuntukkan bagi pelaku usaha yang tidak bisa mengakses KUR,” ujarnya.

Iwan mengatakan Umi bisa diakses pelaku usaha ultra mikro ke industri keuangan non bank. Dalam hal ini ada tiga badan yang ditunjuk yakni PT Pegadaian, PT Bahana Artha Ventura, dan PT Penanaman Nasional Madani (PNM).

Baca Juga :  Telkomsel GameZ Berhadiah Jutaan

”Di Batam umumnya ke PT Pegadaian. Mudah-mudahan melalui sosialisasi ini penyaluran KUR dan Umi dapat meningkat di 2019. Kami harap sosialisasi jadi langkah awal sinergi industri jasa keuangan dan koperasi di Batam khususnya dalam pengembangan UMKM,” sebut Iwan.

Wali Kota Batam, HM Rudi menawarkan OJK untuk sosialisasi dari kecamatan ke kecamatan. Sosialisasi KUR dan Umi ini bisa disejalankan dengan kegiatan Walikota Batam di tingkat kecamatan. ”Sehingga masyarakat langsung dapat informasinya. Bantuan bagi masyarakat bisa berjalan,” himbaunya.

Disebutkan Rudi, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan ada kegiatan ke kecamatan-kecamatan. Nanti bisa diberi waktu untuk sosialisasi. Kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Batam, Rudi berpesan untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas permodalan yang disiapkan pemerintah.

Baca Juga :  BP Kurbankan 16 Hewan ke Pegawai Outsourching

”Karena pemerintah daerah tak sepenuhnya bisa membantu, maka UMKM bisa mengakses bantuan yang diberikan dari pusat,” harapnya.

Diingatkan agar pelaku usaha memanfaatkan akses bantuan dana dengan baik. ”Peluang ini susah kita dapat. Hari ini di depan mata kita peluang sudah ada. Kota Batam saya bangun wisatanya. Orang akan ramai-ramai ke Kota Batam. Kalau Bapak Ibu diam saja, maka kita tak bisa menikmati pembangunan itu. Karena infrastruktur yang saya bangun itu tak lain untuk mendatangkan turis sebanyak mungkin,” katanya mengakhiri.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here