KRI Patroli Mencari Kapal Pencuri Ikan

0
584
FOTO bersama pihak KRI Teluk Celukan Bawang-532 dan sejumlah awak media setelah acara coffee morning.F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Tim operasional kapal perang milik TNI AL yakni KRI Teluk Celukan Bawang-532 memastikan saat ini kondisi Laut Natuna Utara masih aman dan kondusif dari aktivitas kapal ikan asing. Hal tersebut disampaikan oleh Komandan KRI Teluk Celukan Bawang-532 Letkol Laut (P) Rama Rimear, saat berlabuh di Pelabuhan Tarempa usai melakukan patroli.

”KRI Teluk Celukan Bawang 532 sektor operasi di Natuna dan juga wilayah di Anambas. Kami baru melakukan patroli hingga ke perairan utara atau perbatasan Indonesia dengan Vietnam dan Rig pengeboran minyak milik Petronas di perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Sejauh ini kondisi perairan Laut Natuna Utara masih aman dan kondusif,” ujar Letkol Laut (P) Rama Rimerar yang didampingi oleh Palaksa Lanal Tarempa Mayor Laut (P) Budi Darmawan saat menggelar coffee morning di Ruang VIP KRI, kemarin.

Baca Juga :  Maret, Kantor Bupati Pindah ke Pasir Peti

Rama menerangkan, KRI Teluk Celukan Bawang bertugas sebagai armada pendarat bagi pasukan Marinir TNI AL. Selain itu, kapal juga berfungsi sebagai pengangkut logistik serta patroli keamanan laut.

”KRI ini merupakan armada yang mampu mengangkut personel hingga 200 orang dan mampu membawa tank sebanyak 7 unit. Kapal ini juga memiliki kecepatan ekonomis 12 knot dan kecepatan maksimal 18 knot dan diawaki 58 pelaut,” jelasnya.

Ia mengatakan, kapal tersebut didatangkan dari Jerman dengan tahun pembuatan 1976. Palaksa Lanal Tarempa, Mayor Laut (P) Budi Darmawan menambahkan, selama ada kebijakan penenggelaman kapal ikan asing memiliki efek jera bagi negara tetangga yang tetap nekat mencuri ikan.

Baca Juga :  BPN Persiapkan 6.500 Sertifikat PTSL

”Selama kebijakan penenggelaman kapal ikan asing, aktivitas pencurian ikan sangat berkurang. Kemudian dikuatkan untuk melakukan patroli. KRI juga tetap melakukan pengawasan terhadap nelayan Indonesia yang menangkap ikan,” tambah Budi.

Budi menerangkan, selain beristirahat di Pelabuhan Tarempa, KRI juga akan diperkenalkan kepada para pelajar dan masyarakat umum. ”Kita buka ruang bagi pelajar untuk mengenalkan kapal perang ini, dan kebaharian,” katanya. (end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here