KRI Teuku Umar Amankan KIA

0
399
Terlihat foto Danlanal Tarempa Letkol Laut (P) Nur Rocmad didampingi Letkol Laut (P) Abdul Rajab komanda KRI Teuku Umar 385. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNPINANG POS

ANAMBAS – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tarempa melalui koordinasi dengan KRI Teuku Umar-385 mengamankan satu unit Kapal Ikan Asing (KIA) yang menjarah ikan di laut Anambas. Penangkapan KIA diperairan sebelah Utara Natuna.

Komandan Lanal Tarempa, Nur Rocmad menuturkan, operasi penangkapan itu berdasarkan laporan dari beberapa nalayan, Sabtu (8/12) kemarin ke kantornya.

Ia menuturkan, sebelum menangkap kapal dengan berbendera Vietnam bernama KG 91989 TS tersebut sempat melakukan perlawanan. Hal ini membuat personil di KRI melepaskan tembakan menggunakan senjata AK47 tanda peringatan. Ditujukan ke arah air di lambung kanan KIA.

Meski demikian, tembakan tersebut masih tidak diindahkan, bahkan KIA tersebut tetap menghindar dan melakukan manuver.

Dituturkannya, berusaha menabrakkan kapal kearah lambung kapal KRI Teuku Umar. Akjirnya, KRI harus merubah haluan untuk memberikan tembakan peringatan kedua. Setelah sempat terjadi kejar-kejaran akhirnya KIA dengan 18 Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diamankan. Dengan barang bukti sekitar 6 ton ikan campuran.

Hal ini dikatakan Nur Rocman saat menggelar konfrensi pers diatas Kapal KIA KG 91989 TS, Selasa (11/12) sore. Sesuai pemeriksaan, KIA tersebut mengambil ikan dengan alat tangkap canggih.

“Dari Hasil Penyidikan terhadap KIA KG 91989 TS tidak memiliki SIB dan dokumen-dokumen kapal yang lengkap dan akhirnya kapal digiring ke Kantor Lanal Tarempa untuk proses lebih lanjut,” tuturnya.

Nur Rochmad mengatakan, sebelumnya KRI Teuku Umar melakukan operasi disekitar perairan Natuna bagian barat tepatnya di barat laut Matak Kepulauan Anambas dengan halu 320 cepat 10 kts, Senin (10/12) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kemudian pada pukul 06.05 WIB saat berada diposisi 04° 49′ 73′ Utara -105° 29′ 55′ Tidak, personil telah melihat adanya beberapa KIA dengan jarak kurang lebih 32 NM baringan 010° dari KRI.

“Dengan menggunakan teropong dan radar sperry marine, kemudian Komandan KRI memerintahkan untuk mengindentifikasi kapal tersebut. Serta melalukan komunikasi radio di Chanel 16 namun tidak direspon,” terangnya.

Kemudian, pukul 06.14 WIB Komandan KRI memerintahkan peran tempur bahaya umum, dilanjutkan pemeriksaan dan penggeledahan. Serta memerintahkan perwira untuk mendekati salah satu KIA KG 91989TS tersebut.

“Namun kapal tersebut berupaya lari dan melakukan perlawanan sehingga membuat KRI melepaskan tembakan peringatan dan akhirnya dapat diamankan,” jelasnya.

Nur Rochmad melanjutkan, keberhasilan KRI Teuku Umar menangkap KIA Vietnam yang melakukan penangkapan di wilayah Utara Natuna, merupakan sinergitas yang sangat baik dari nelayan.

“Meraka laporkan ke kantir Lanal Tarempa kemudian di tindak lanjuti diolah informasi itu. Setelah benar-benar A1 maka dilaporkan ke komando atas. Dari komando atas memerintahkan kepada unsur-unsur yang melakukan patroli di daerah Utara Natuna untuk melaksanakan pengejaran dititik koordinat yang diberikan,” ungkapnya.

Ia juga mengucapan terima kasih kepada nelayan yang melakukan pengintaian terhadap KIA yang berada di Utara Natuna dan melakukan koordinasi.

“Kami meminta kepada masyarakat nelayan untuk tetap memberikan kontribusi positif sehingga menjadi bahan masukan bagi kami,” ucapnya.

Ia memastikan bahwa setiap laporan pasti direspon namun ada mekanisme yang dilakukan.

Komandan KRI Teuku Umar,Letkol Laut (P) Abdul Rajab mengungkapkan, bahwa informasi dari nelayan itu penting. Pada pun langsung mendeteksi kapal tersebut dan mrlakukan modus operandi. Penangkapan dilakukan di sekitar wilayah perbatasan dengan negara tetangga.

“Mereka sudah masuk kategori melakukan kejahatan dan berbahaya. Sebab lokasi penangkapan ikan tersebut merupakan objek vital karena ada pipa-pipa minyak. Serta menangkap ikan menggunakan pukat trawl. Kami melaksanakan penindakan sesuai prosedur. Tahap awal secara persuasif dan minta baik-baik baik namun disaat melakukan komunikasi ada perlawanan namun tetap berhasil dilumpuhkan,” tuturnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dari penangkapan itu.(IGN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here