KTP-El Bisa Selesai Tiga Hari

0
95
Salah satu warga saat mengikuti proses pembuatan KTP-el di Kantor Disdukcapil Tanjungpinang, belum lama ini. f-andri/tanjungpinang pos

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang menerapkan aturan baru, pembuatan KTP elektronik atau KTP-el. KTP-nya bisa selesai dalam tiga hari.

TANJUNGPINANG – Meski ini tergolong cepat, namun ini masih lebih lambat dua hari dibandingkan Permendagri No. 19 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Layanan Administrasi Kependudukan. Salah satu poin dari regulasi yang efektif berlaku sejak April 2018 ini adalah proses penerbitan dokumen kependudukan harus dilakukan dalam rentang waktu 1 hingga 24 jam.

Hal ini diatur dalam Pasal 3 ayat (2) Permendagri No. 19/2018. Berdasarkan aturan ini, penerbitan dokumen kependudukan diselesaikan paling sedikit dalam waktu 1 (satu) jam dan paling lama 24 (dua puluh empat) jam sejak persyaratan dinyatakan lengkap oleh petugas pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota.

Pasal 3 ayat (1) Permendagri itu, dokumen yang dimaksud, yaitu, yakni dokumen kependudukan yang ditingkatkan kualitas pelayanannya Kartu Keluarga (KK) KTP-El, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Kematian, dan Surat Keterangan Pindah,” bunyi

Tak hanya itu, regulasi yang dikeluarkan Mendagri, Tjahjo Kumolo itu, bahkan mengatur jika pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota tidak melaksanakan ketentuan yang diatur dalam Permendagri itu, maka yang bersangkutan terancam diberhentikan.

Kadisdukcapil Tanjungpinang, Irianto mengatakan, warga Tanjungpinang kini boleh tersenyum, sebab pengurusan KTP eletronik bagi yang baru merekam bisa siap maksimal 3 X 24 Jam atau tiga hari, sudah selesai.

Menurutnya, sebelumnya KTP-el bisa sampai setahun karena alasan data yang dikirim Disdukcapil Tanjungpinang belum diterima Kemendagri. Banyak warga terpaksa menggunakan Surat keterangan (Suket) pengganti KTP eletronik.

”Sejak satu bulan terakhir ini, pengurusan KTP sudah bisa siap dalam satu hari. Sebab, proses konfirmasi data dari pusat sudah lebih cepat,” ujarnya, kemarin.

Ditambah, dukungan dengan lima mesin cetak, yaitu 3 untuk KTP eletronik, satu untuk mencetak Kartu Indentitas Anak (KIA) dan satu lagi untuk standby atau cadangan menggantikan mesin yang rusak.

Irianto menuturkan, cepatnya proses penerimaan data dari pusat, setelah Kementeri Dalam Negeri menurunkan satu teknisi memperbaiki server yang sempat rusak.

”Kemarin pelayanan sempat terhenti karena server rusak. Kami melapor, maka Kemendagri menurunkan teknisi memperbaiki. Alhamdulillah kini sudah bisa kembali beroperasi dengan pelayanan yang lebih cepat karena servernya sudah di up date lebih tinggi dari sebelumnya,” ujarnya.

Ia menuturkan, terhentinya pelayanan karena server tempat penyimpan data rusak sehingga data-data warga tak bisa dikirim ke pusat. Sehingga pelayanan, terpaksa terhenti.

Mantan Kasatpol PP Tanjungpinang ini menuturkan, bila sekarang warga datang merekam data dan foto, maka dipastikan 3X 24 jam hari bekerja, KTP eletronik harus sudah selesai. ”Bahkan kalau tidak banyak yang antri, bisa selesai besoknya atau hanya satu hari, “ ucapnya.

Kemudian, sambung dia masyarakat yang antre untuk mengurus KTP eletronik banyak. Dalam satu hari, bisa sampai ratusan orang. Kemampuan mesin pencetak, hanya 70 kartu per mesin atau 210 kartu yang tercetak.

Dipesankannya, bagi masyarakat yang masih menunggu pencetakan KTP eletronik, bisa langsung konfirmasi kebagian pelayanan.

”Jangan minta orang lain yang bertanya, kalau bisa langsung kekantor biar jelas dan mengerti jika dijelaskan petugas. Ini yang kita harapkan,” paparnya. (DESI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here