KTP Pendukung Independen Lebihi Syarat

0
749
DITABALKAN: Tim pemenangan calon independen saat ditabalkan dengan diberi tepuk tepung tawar oleh pengurus LAM Tanjungpinang di rumah pemenangan Independen di Jalan Cendrawasih Batu 8 Dalam, Sabtu (26/8). F-MARTUNAS/TANJUNGPINANG POS

Rumah Pemenangan Edi Safrani-Umar Usman Diresmikan

TANJUNGPINANG – Syarat fotokopi KTP dukungan calon perseorang atau independen di Pilwako Tanjungpinang 2018 sudah melebihi syarat yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang. Pasangan independen Edi Safrani-Umar Usman yang akan maju di Pilwako 2018 semakin memantapkan langkah untuk maju. Meski demikian, mereka berdua belum menetapkan siapa calon wali kota (cawako) siapa calon wakil wali kota (cawawako).

Edi Susanto atau biasa dipanggil Edi Cindai, Ketua Umum Gema (Gerakan Masyarakat Independet) yang merupakan tim Edi-Usman mengatakan, saat ini mereka sudah mengumpulkan fotokopi KTP masyarakat Tanjungpinang sekitar 16.260. ”Sekitar 13.085 yang sudah kami verifikasi, sudah kami valisasi dan kami masukkan ke sistem. Ada juga 3.175 KTP yang sudah kami peroleh namun belum divalisasi. Totalnya sekitar 16.260 KTP,” ujar Edi Cindai usai ditabalkan, Sabtu (26/8) lalu di Rumah Pemenangan Independen di Jalan Cendrawasih Batu 8 Tanjungpinang.

Sementara syarat dari KPU, agar calon independen bisa mendaftar, maka minimal harus mendapat dukungan fotokopi KTP warga Tanjungpinang 10 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada terakhir. Di Tanjungpinang, Pilkada terakhir adalah Pilgub Kepri tahun 2015. DPT Kota Tanjungpinang saat itu sesuai data dari KPU Tanjungpinang sekitar 146.207. Jika 10 persen dari data itu sekitar 14.627 orang. ”Jadi yang kami kumpulkan sudah melebihi persyaratan dari KPU. Dan kami pastikan, data ini valid. Data ini tidak akan double. Kami punya sistem dan ini sudah terverfivikasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Petahana Tetap Kuat di Pilkada 2018

Dilanjutkannya, sebelum mereka ditabalkan, Sabtu lalu, tim di lapangan kembali membawa fotokopi KTP pendukung sebanyak 100 lembar. Jumlah dukungan ini kemungkinan besar bertambah lagi. ”Apalagi kami menargetkan fotokopi dukungan KTP harus terkumpul hingga 20 ribu lembar dan tim kami masih terus bekerja di lapangan,” bebernya.

Ia mengatakan, saat ini tim yang turun ke lapangan untuk mendapatkan dukungan ada di 4 kecamatan dan 18 kelurahan di Tanjungpinang. Tiap kelurahan terdapat 5 koordinator. Mereka akan mengembangkan terus tim di lapangan hingga akhirnya jumlahnya sama dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Tanjungpinang sebanyak 311 TPS. ”Jadi tim inilah nanti yang sekaligus saksi kita di semua TPS di Tanjungpinang. Alhamdulillah, dukungan masyarakat untuk Pak Edi dan Pak Usman makin hari semakin banyak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Syahrul Resmi Deklarasi sebagai Cawako

Selama di lapangan, tim mereka menerima banyak masukan dari masyarakat. Pada intinyam masyarakat berharap pasangan indepeden ini bisa memenangkan Pilkada. Masyarakat berharap, kali ini pemimpin Tanjungpinang tidak banyak warna. Gema ini sendiri ditabalkan pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjungpinang. Mereka diberi tepuk tepung tawar oleh beberapa orang pengurus Lam Tanjungpinang yang hadir. Termasuk H Syahrul memberi tepuk-tepuk tepung tawar. ”Kalau Pak Syahrul kita undang sebagai tokoh masyarakat. Kiat juga undang Pak Lis Darmansyah termasuk Pak Gubernur dan Pak Huzrin Hood. Tapi hanya Pak Syahrul yang datang. Namun, kedatangannya bukan sebagai Wakil Wali Kota Tanjungpinang. Namun, sebagai orang tua kita,” bebernya lagi.

Pada hari penabalan itu juga diresmikan Rumah Pemenangan Independen di Jalan Cendarwasih Batu 8 Dalam. Rumah berlantai dua ini dijadikan posko pemenangan sampai Pilwako selesai. Penabalan ini disaksikan sendiri Edi Safrani dan Umar Usman serta sejumlah undangan lainnya. Turut hadir tokoh masyarakat Bintan, Khazalik mantan Wakil Bupati Bintan. Saat acara itu, hadir juga perwakilan dari 4 kecamatan di Tanjungpinang. Masing-masing mereka membacakan keluhan-keluhan masyarakat yang sampai saat ini masih masalah dan belum dipecahkan pemerintah.

Baca Juga :  Perlengkapan TPS Sudah Dikemas

Dalam kata sambutannya, Syahrul mengatakan, dirinya tidak bisa menjawab semua permintaan masyarakat itu lantaran ia datang sebagai undangan tokoh masyarakat, bukan sebagai wakil wali kota. ”Tapi saya yakin, siapapun pemimpin Tanjungpinang ke depan, itulah pilihan terbaik masyarakat yang bisa menjawab dan membangun kota yang kita cintai ini,” kata Syahrul.

Edi Safrani mengatakan, dirinya sangat bangga bahkan berutang budi kepada tim Gema yang bekerja tanpa lelah. ”Apa yang kami berikan tak sebanding dengan pengorbanan bapak ibu sekalian. Sekali lagi, kami sangat berterimakasih,” katanya.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here