KTP Tak Siap-siap

0
719
REKAMAN KTP: Warga saat diambil sidik jarinya saat melakukan rekaman KTP elektronik.F-ANDRI DS/TANJUNGPINANG POS

MBS Bapak Wali Kota yang terhormat. Adik saya Inah mengurus KTP El di kecamatan Bukit bestari dan perekamannya disana sudah lima bulan dan tidak selesai juga, Apakah ini namanya proses kerja yang lancar. Terima kasih.
+6281378398990

TANGGAPAN:
Saat ini sudah lebih dari 61 ribu warga Tanjungpinang yang sudah melakukan rekaman KTP-elektronik. Memang sebagian KTP-el belum siap-siap. Tapi untuk daftar tunggu sudah berkurang, sebelumnya ada 63 ribu sejak tahun 2011. Tahun ini, Disdukcapil telah membagikan 2 ribu KTP-el kepada masyarakat, yang sudah rekaman sejak 2011 lalu. KTP-el yang kita adalah KTP yang rekamannya sejak tahun 2011, itupun tidak semuanya selesai.

Baca Juga :  Kemana Uang Lego Jangkar?

saat ini blangko KTP-el sangat terbatas. Untuk warga yag reman data sudah lama yakni rekaman pada tahun 2011-2012, akan didahulukan. Kita bakal dapat tambahan 10 ribu blanko KTP-el. Tapi, entah kapan datangnya dari pemerintah pusat. Saya juga tidak bisa memastikan, kapan KTP-el akan ajdi warga warga yang melakukan rekaman saat ini. Faktor lambatnya karena blangkonya minim dan server data di pusat mengalami gangguan.

Saya tidak berani jamin. Karena masih banyak daftar tunggu. Kondisi selver di pusat yang menampung data perekaman KTP-el masyarakat sudah penuh. Jadi, kalau rekaman sekarang, sistem data ditolak oleh pusat. Kalau keinginan saya sih semua masyarakat Tanjungpinang memiliki KTP-el. Untuk mempercepat perekaman KTP-elektronik, kita mengajukan dua alat perekam KTP Elektronik tambahan.

Baca Juga :  Open Turnamen Tenis Meja

Pengajuan dua alat perekam KTP-El, baru diusulkan di APBD Perubahan 2017. Satu alat perekam KTP-el butuh biaya Rp 100 juta. Jadi, kalau dua alat perekam KTP-el sebesar Rp 200 juta. Selama ini pelayanan terganggu, karena alat perekam KTP minim. Kita butuh dua alat perekam lagi. Dua alat perekam KTP-el, kata dia, akan membantu untuk menyelesaikan permasalahan perekaman KTP-el di Tanjungpinang. Ada 5.600 orang yang sudah memiliki KTP Siak tetapi belum melakukan perekaman KTP-el. Sedangkan, sekitar 4.000 orang lagi, adalah anak yang baru masuk usia dari 16 tahun menjadi 17 tahun karena usia 17 tahun, anak tersebut sudah memiliki identitas seperti KTP-el.

Baca Juga :  Bina Agar Desa Berinovasi

Mudah-mudahan bisa teratasi Sementara ini, Disdukcapil Kota Tanjungpinang hanya memiliki satu alat perekam KTP-el. Karena tiga alat perekam KTP-el sedang dalam proses perbaikan di pemerintah pusat. Kita hanya punya satu alat perekam KTP-el. Manalah mampu untuk merekam masyarakat segitu banyak.(dri/bas)

Irianto
Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang, 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here