Kualitas dan harga Daging Harus Diawasi

0
280
Warga mulai ramai membeli daging untuk menu ahur dan buka puasa. f-dokumen.tanjungpinang pos

MBS Met pagi pak walikota tolong diperhatikan kualitas daging sapi dan ayam yang dijual di pasar termasuk di bintan center. Jangan ketidaktahuan warga akan standar kualitas daging dimanfaatkan oleh cukong daging untuk menanggung keuntungan. Perintahkan pedagang daging impor untuk menunjukan packing asli daging agar kami tidak disuguhkan daging asal India.
0895370086181

TANGGAPAN:
Tim Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Pemprov Kepri sudah Sidak ke lapak pedagang daging segar di wilayah Tanjungpinang, Rabu (16/5). Kita periksa apakah daging yang dijual apakah mengandung pengawet atau tidak. Dari hasil sidak itu, petugas tidak menemukan daging berpengawet.

Beberapa kios pedagang di pasar Tradisional Bintan Centre dan Pasar Baru Tanjungpinang pun turut didatangi tim ini. Operasi ini sebagai langkah awal mencegah peredaran daging yang tak layak dikonsumsi masyarakat, jelang bulan suci Ramadan.

Ttak ditemukan daging segar yang tercemar bahan pengawet berbahaya formalin. Tim Karantina hewan yang ikut serta pun memastikan, bahwa daging sapi maupun ayam yang dijual pedagang bebas dari bahan pengawet.

Tahun lalu, kita masih ada temukan misalnya ayam yang dipotong namun tak sesuai kaedah Islam, kali ini para pedagang sepenuhnya sudah cerdas. Sampel yang dikumpulkan akan dibawa ke laboratorium dan diteliti ini, nantinya akan disampaikan ke masing-masing pedagang. Kita sangat mengapresiasi para pedagang, bahwa tidak ada lagi daging yang sengaja dijual terendam air. Sekarang kita perhatikan tidak ada lagi, karena biasanya kalau daging yang terendam saat dijual ke pedagang biasanya mengandung bahan berbahaya, alhamdulillah sekarang tidak lagi.

Untuk harga harga daging segar dan beku dipasarkan mulai Rp80 ribu sampai Rp90 ribu, bahkan sapi segar dijual mulai Rp145 sampai Rp150 ribu sekilo. Kita mengimbau agar para pedagang tidak seenaknya menaikkan harga, apalagi di atas harga rata-rata yang sudah ditetapkan pemerintah. (ais)

Ahmad Izhar
Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Pemprov Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here