Kualitas Komputer SMAN 2 di Atas Standar

0
407
BELAJAR: Siswa SMKN 1 Bintan saat belajar menggunakan komputer sekolah, belum lama ini. F-Jendaras/tanjungpinangpos

TANJUNGPINANG – Sarana dan prasarana untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 2 Tanjungpinang sudah lebih baik dari tahun sebelumnya.

Pasalnya, menerima bantuan 52 unit komputer. 32 unit dari pusat dan 20 dari Provinsi Kepri tahun lalu.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, yang hanya memanfaatkan komputer butut. Meski demikian tetap bisa digunakan karena di rakit teknisi.

Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Tanjungpinang, Encik Abdul Hajar menuturkan, selain 52 unit komputer bantuan, pihaknya juga tetap menggunakan komputer rakitan. Jadi total keseluruhan komputer untuk pelaksanaan UNBK yaitu 118 unit.

”Meski komputer rakitan, kami sudah meminta teknisi untuk memasang alat dan perangkat sesuai bahkan diatas standar yang ditetapkan pusat,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, belum lama ini.

Dituturkannya, secara spesifikasi dan kualitas komputer di SMAN 2 Tanjungpinang sudah mengikuti ketentuan standar yang diterapkan pemerintah pusat.

Syaratnya, diantaranya, minimal di support Google Crome versi 39, sementara komputer di ada sudah versi 50. Ini artinya diatas dari ketetapan standar.

Komputer-komputer tersebut juga dilengkapi prosesor intel core i3 dan ada i5. Serta dengan kecepatan internet 50 mbps. Dengan demikian proses pengiriman datanya lebih cepat dan efektif.

Pantauan Tanjungpinang Pos, belum lama ini, saat siswa sudah melaksanakan simulasi atau latihan menjawab soal-soal di komputer. Selain itu juga, mencoba menggunakan headset apakah bagus atau tidak, sehingga dapat digunakan saat menjawab soal listening Bahasa Inggris.

Pihak sekolah juga sudah menyediakan pihak teknisi. Ini berguna untuk memperbaiki komputer-komputer yang mengalami kendala, baik sebelum pelaksanaan maupun nantinya pas pelaksanaan.

Teknisi utama, M. YAni mengatakan, kualitas dan spek komputer sudah lebih baik. Minimal diatas standar ketetapan pemerintah pusat. Ini juga penting, dalam upaya menunjang fleksibelitas siswa dalam menjawab soal-soal dilayar komputer tersebut.

”Dengan kapasitas internet 50 mbps, saya yakin waktu 2 jam yang ditetapkan untuk pelaksaan ujian per mata pelajaran akan banyak tersisa, sebab spesifikasinya tinggi, maka respon datanya cepat,” ungkapnya.

Terkait kebutuhan listrik, Encik dan Yani menuturkan, sudah menyiapkan genset. Ini merupakan pinjaman dari pihak PLN.

Ia juga menuturkan, nantinya ada dua sekolah yang akan menumpang pelaksanaan UNBK. Pertama SMK Widya dan SMPN 4 Tanjungpinang sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. (cr33)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here