Kuenya Nikmat, Tapi Kurang Promosi

0
638
BERJUALAN: Para mahasiswa STAI Miftahul Ulum saat mengikuti bazar di Desa Pangkil. f-ISTIMEWA

Bazar Hasil Olahan Ibu-ibu Desa Pangkil 

BINTAN – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Tanjungpinang, mengadakan bazar makanan hasil olahan ibu-ibu Desa Pangkil. Masakan ibu-ibu Desa pangkil ini terlihat menarik dan rasanya nikmat, namun mereka selama ini kurang promosi.

Kegiatan ini digelar dalam rangka mengeliatkan perekonomian warga sekitar. Serta memberikan motivasi serta tata cara pembukuan untuk menghitung untung atau rugi setiap berjualan. Metode hitungan yang dinformasikan tidak sulit atau rumit namun diyakini sangat membantu.

Ini disejalan dengan perlombaan kapal laut dan semi final pertandingan turnamen bola Cup Bupati Bintan di Desa Pangkil, Sabtu (6/5) lalu.
Ketua Panitia, Yogi Irfanto menuturkan, ada 19 mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pangkil dalam upaya pengabdian.

Berharap setelah KKN ada perubahan ke arah lebih baik di rasakan warga. Mulai dari sistem pembukuan bagi ibu-ibu, ilmu bagi siswa-siswi serta pola fikir untuk maju membangun desa bersama kedepan.

Ia menilai Desa Panggkil memiliki potensi ekonomi yang lebih baik ke depan. Sebab masyarakatnya mampu mengelola belbagai ikan dan tumbuhan menjadi makanan yang enak dan sehat.

Di antaranya kerupuk ikan tamban, ikan tamban salai, sambal lumat, dodol keledek serta beberapa lainnya. Ada sekitar 42 jenis makanan yang dijual pada saat itu.

Semua merupakan hasil olahan ibu-ibu di Desa Pangkil tersebut.
Rasanya juga tak kalah nikmat maka perlu di promosikan. Warga setempat juga terlihat merespon positif kegiatan ini dan datang beramai-ramai memeriahkan acara bazar.

Mereka ada yang menonton dan tak jarang membeli makanan yang dijual di bazar. Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antarsesama. Sehingga warga memilih datang dan berkumpul bersama.

Kabid Olahraga Dispora Kepri, Jazman turut hadir dalam kegiatan tersebut. Bahkan sempat berkeliling stan yang ada. Ia menuturkan, kegiatan yang ditaja mahasiswa dan warga setempat sangat bagus. Serta berharap, olahan makanan dapat di pasarkan hingga keluar daerah.

”Kalau bisa, pemasaran tidak hanya di desa saja melainkan lebih bisa dipromosikan ke luar Desa Pangkil,” support-nya

Kades Desa Pangkil, Yahya menuturkan, kegiatan ini selain upaya mempromosikan produk Desa Pangkil juga sebagai wadah pengembangan home industry.

”Semoga kuliner khas Pangkil dapat dipromosikan hingga keluar daerah dengan berbagai upaya dilaksanakan,” tuturnya.

Pihak mahasiswa juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut serta berpartisipasi mensukseskan acara. Serta mempercayakan belbagai kegiatan dilaksanakan selama dua bulan terakhir berada di Desa Pangkil. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here