Kuliah di Dua Negara Sekaligus

0
269
KETUA rombongan dan para dosen Stisipol Raja Haji foto bersama dengan petinggi Kampus Asia e University Kuala Lumpur. f-ISTIMEWA

Stisipol Jajaki Kerja Sama dengan Kampus Asia e University

Kuliah sekaligus di dua kampus berbeda di dua negara, inilah yang saat ini hendak dilakukan pihak Kampus Asia e University (AeU) yang tahap penjajakan kerja sama dengan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Kota Tanjungpinang.

MALAYSIA – HAL ini disampaikan Ketua Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN) Stisipol Raha Haji Tanjungpinang Ferizone S.Sos MPM usai melakukan kunjungan ke Kampus Asia E University (AeU), Kuala Lumpur Malaysia.

”Mereka ingin bekerjasama dengan Stisipol Raja Haji dalam pengembangan jejaring akademik dengan cara menggembangkan proses belajar mengajar dengan sistem kuliah dua tempat atau bahkan dua negara sekaligus,” jelasnya.

Sistem ini, dikenal dengan istilah sistem double degree. Founder President Asia e University Dr Ansary Ahmed saat menerima kunjungan Ferizone dan mahasiswanya, mereka sempat berbincang tentang masalah e-goverment di Indonesia.

Ketua panitia KKLN Ferizone S.Sos MPM mengatakan kunjungan rombongan KKLN Stisipol Raja Haji ini disambut baik dan langsung di jamu makan siang oleh Dr Ansary Ahmed sambil berbincang tentang kerja sama yang akan dibangun ke depannya bersama Stisipol.

”Kita berencana mengembangkan program bersama, untuk peningkatan kemampuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam membangun e-government yang berkesinambungan dan berbasis aplikasi yang sistematis,” tutur Ferizone, kepada Tanjungpinangpos melalui pesan Whatsapp.

Kunjungan mereka ke kampus tersebut dalam rangka melaksanakan Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN). Kunjungan ini, merupakan kunjungan perdana Stisipol ke Asia E University.

Sebelumnya, dua kampus ini telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dua tahun yang lalu. Tahun ini Stisipol berkunjung ke kampus AeU bersama rombongan KKLN.

Kunjungan Rombongan KKLN Stisipol ke Asia E University ini juga merupakan agenda terakhir di laksanakan oleh peserta KKLN. Kini rombongan langsung bertolak pulang ke Tanjungpinang.

”Sebenarnya di agenda kita Masih ada tujuan ke pusat Pemerintahan Malaysia di Putra jaya. Dikarenakan ada kunjungan Presiden RI Joko Widodo yang akan datang ke Putrajaya banyak tempat yang jalannya ditutup. Jadi agendanya kami langsung pulang ke Indonesia,” tutup Ferizone.

Selain KKLN, sekitar 164 mahasiswa Stisipol mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Kepulauan Anambas. Mereka dilepas awal Juli lalu di Pelabuhan Pelni Kijang, Kabupaten Bintan. Kegiatan tersebut dilakukan selama sebulan.

Program pengabdian masyarakat ini diselenggarakan selama sebulan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Para mahasiswa ini telah mempraktikkan ilmu pengetahuan yang didapatkan selama kuliah sesuai dengan tema membangun masyarakat pesisir melalui pemberdayaan masyarakat.

Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan, mahasiswa KKN ini sudah mendapatkan pengetahuan yang riil di tengah-tengah masyarakat selama mengikuti KKN.

Dengan program ini mahasiswa bisa belajar lebih banyak dari masyarakat yang kehidupan sosialnya begitu dinamis.

Sekedar diketahui, nama besar pahlawan kebanggaan Tanah Melayu Riau yakni Raja Haji Fisabilillah, telah membangkitkan semangat anak negeri untuk meneladani nilai-nilai perjuangannya dalam wujud pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pendidikan. Sebab hanya melalui pendidikan bangsa ini dapat mencapai kemajuan dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

Semangat untuk mengembangkan aspek pendidikan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia, khususnya anak Melayu, diaktualisasikan dalam aksi bukan hanya orasi, tapi dengan mendirikan Yayasan Raja Haji Fisabilillah oleh tokoh-tokoh masyarakat Kepri pada tanggal 12 Agustus 1998. Kemudian memperoleh Izin Terdaftar dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yakni berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.133/D/O/1999 Tanggal 22 Juli 1999 dan peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 1999.(ADLY ‘BARA’ HANANI – MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here