Kundur Siap Kembangkan Bioindustri Padi

0
426
PAPARKAN: Bupati Karimun Aunur Rafiq memberikan paparan tentang sektor pertanian Karimun kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman belum lama ini di Jakarta. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

KARIMUN – PROVINSI Kepulauan Riau (Kepri) menjadi proyek percontohan untuk pertanian bioindustri padi yang berbasis ekspor di wilayah perbatasan. Program ini, menjadikan Provinsi Kepri penghasil beras berkualitas untuk ekspor.

”Ini proyek pertama di Indonesia, dan Kepri dipilih untuk menyukseskan program ini,” kata Prof Dr Ir Sri Widowati, Kepala Bidang Program dan Evaluasi Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pertanian (Kementan RI), usai mengunjungi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKKP) Kota Batam, kemarin.

Ia menerangkan, pemerintah tengah mendorong penguatan perekonomian untuk wilayah perbatasan salah satunya melalui sektor pertanian. Setelah melakukan riset, pihak Kementan RI memilih Pulau Kundur, Kabupaten Karimun sebagai lokasi pengembangan pertanian bioindustri ini.

Proyek ini akan mengembangkan beras kualitas premium yang akan dipasarkan di negara tetangga. ”Jadi sasarannya memang untuk diekspor. Hal ini bisa mendukung perekonomian masyarakat di daerah perbatasan,” sebut Sri Widowati.

Saat ini, sudah ada 100 hektare lahan yang siap diolah menjadi sawah dan menghasilkan padi. Bedanya dengan yang lain, adalah teknologi yang digunakan untuk mengolah dari bibit padi menjadi beras lebih canggih.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here