Kunjungan Turis Jauh dari Target

0
663
TURIS: Sejumlah turis asal Singapura hendak pulang ke negaranya melalui Pelabuhan Sribintan Pura. Kedatangan turis ke Tanjungpinang, Batam dan Bintan Oktober lalu, menurun. f-raymon/tanjungpinang pos

10 Bulan, Baru 1,6 Juta Wisman Masuk Kepri

Realisasi pencapaian kedatangan turis ke Kepri tahun 2017 masih jauh dari target. Untuk tahun 2017, target turis Kepri 3 juta jiwa. Namun sampai akhir Oktober lalu, baru tercapai 1,6 juta jiwa.

TANJUNGPINANG – JUMLAH kedatangan turis sampai akhir November lalu belum diketahui. Namun, merealisasikan kedatangan turis sekitar 1,4 juta jiwa dalam waktu dua bulan hal yang sangat sulit bagi Kepri.

Kurun waktu 10 bulan mulai Januari-Oktober 2017, jumlah turis yang datang ke Kepri sekitar 1.647.865 jiwa.

Apabila dirata-ratakan, maka kedatangan turis ke Kepri per bulan sekitar 164 ribu jiwa. Maka bisa diprediksi, turis yang masuk ke Kepri sampai akhir tahun 2017 nanti sekitar 1,95 juta jiwa atau sekitar 2,1 jiwa saja.

Secara nasional, jumlah wisman yang datang ke Indonesia hingga akhir Oktober sekitar 11,62 juta jiwa. Sedangkan target nasional tahun 2017 ini adalah 15 juta jiwa.

Kepri diharapkan menyumbang 20 persen kunjungan ke Indonesia. Namun, meski berbagai event sudah digelar di Kepri untuk mendongkrak kedatangan wisman, bahkan, destinasi wisata yang baru juga sudah dibuka, namun belum bisa mendongkrak kedatangan turis.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, jumlah kunjungaan wisatawan mancanegara (wisman) Oktober 2017, terjadi penurunan 3,44 persen dari bulan sebelumnya.

Tercatat jumlah kunjungan wisman pada Oktober berjumlah 161.770 jiwa atau selisih sekitar 5.759 orang dibandingkan September lalu sebanyak 167.529 jiwa. Jika dibandingkan dengan Oktober 2016, kunjungan wisman Oktober 2017 mengalami kenaikan, yaitu sebesar 7,35 persen.

Ironisnya, penurunan jumlah kunjungan wisman selama bulan Oktober 2017 disebabkan oleh penurunan jumlah kunjungan wisman dari tiga pintu masuk utama turis di Kepri yakni, Kabupaten Karimun, Kota Batam, dan Kota Tanjungpinang.

Kepala BPS Provinsi Kepri, Panusunan Siregar menyebutkan, jumlah wisman yang masuk melalui Kabupaten Karimun, Kota Batam, dan Kota Tanjungpinang mengalami penurunan berturut-turut sebesar 10,15 persen, 4,89 persen dan 1,81 persen.

”Hanya Kabupaten Bintan yang mengalami kenaikan sebesar 3,02 persen dibanding September 2017,” ujarnya dalam pres rilis yang diterima redaksi koran ini, kemarin.

Dari 1,647 juta jiwa wisman yang datang Kepri, terbesar dari pintu masuk Kota Batam yaitu sebanyak 1.194.309 jiwa atau 72,48 persen. Diikuti dari pintu masuk Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Karimun.

Wisman yang berkunjung ke Kepri Januari-Oktober 2017 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura dengan persentase sebesar 49,56 persen dari total jumlah wisman pada Januari-Oktober 2017.

Secara kumulatif, jumlah wisman Januari-Oktober 2017 yang mencapai 1.647.865 jiwa, naik 5,20 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2016 yang berjumlah 1.566.455 jiwa.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri Oktober 2017 mencapai rata-rata 53,50 persen atau naik 2,00 poin dibanding TPK September 2017 sebesar 51,50 persen.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Kepri Oktober 2017 adalah 2,17 hari atau naik 0,17 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada September 2017.(SUHARDI-MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here